Bung Karno: Sajak Perjuangan Rakyat Indonesia

Kamis, 01 Juli 2021 - 16:21 WIB
loading...
Bung Karno: Sajak Perjuangan...
Acara Talkshow & Musik Bung Karno Series Episode 30, bertajuk ‘Sajak-Sajak Abadi Bung Karno’ di kanal Youtube BKNP PDIP, Rabu, (30/6). Foto/Dok/BKNP
A A A
JAKARTA - Bung Karno sebagai ‘Bapak Bangsa’ memiliki fokus dengan dunia seni. Begitu cintanya terhadap dunia seni, Bung Karno banyak mengoleksi karya seni saat masih menjabat sebagai presiden. Bung Karno pun menuangkan jiwa seninya juga dalam karya sastra sajak. Bagi Bung Karno, sajak juga sebagai medium menggambarkan semangat juang dan keras kepala Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan rakyat Indonesia.

Perspektif ini disampaikan tiga narasumber pada “Talkshow & Musik Bung Karno Series” Episode 30, bertajuk ‘Sajak-Sajak Abadi Bung Karno’ menghadirkan duo aktris Happy Salma dan Widi Mulia dan pegiat sastra Garda Maharsi, dipandu anggota DPR RI Nico Siahaan, tayang di kanal Youtube Badan Kebudayaan Nasional Pusat PDI Perjuangan, Rabu, 30 Juni 2021.

Baca juga: Sejarah Polri hingga Penetapan 1 Juli sebagai Hari Bhayangkara

Seniman muda Garda mengawali perbincangan dengan membacakan puisi karya Bung Karno: Sejarahlah yang Akan Membersihkan Namaku. Dikutip dari buku “Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat” halaman 304, puisi itu berbunyi,

“Dengan setiap rambut di tubuhku
aku hanya memikirkan tanah airku

Dan tidak ada gunanya bagiku
melepaskan beban dari dalam hatiku
kepada setiap pemuda yang datang kemari
aku telah mengorbankan untuk tanah ini

Tidak menjadi soal bagiku
apakah orang mencapku kolaborator
Aku tidak perlu membuktikan kepadanya
atau kepada dunia, apa yang aku kerjakan

Halaman-halaman dari revolusi Indonesia
akan ditulis dengan darah Sukarno
Sejarahlah yang akan membersihkan namaku…”

Garda menjelaskan, diksi-diksi yang dipakai dalam puisi ‘Sejarahlah yang Akan Membersihkan Namaku’ menggambarkan nuansa perjuangan Bung Karno.

“Puisi ini hidup dalam satu konteks, menerangkan Bung Karno memiliki prinsip ‘keras kepala’, tapi jelas untuk satu tujuan yakni kemerdekaan Indonesia," kata Garda.

Baca juga: Raeni, Mahasiswa yang Lulus Diantar Bapak Naik Becak Kini Jadi Doktor di Birmingham Inggris

Narasumber lain, Happy Salma membacakan puisi Bung Karno berjudul ‘Sarinah-Sarinah’ tentang perjuangan perempuan tanah air di masa itu.

“Saya kagum sekali atas pandangan luas seorang Bung Karno, di awal usia republik ini. Wawasan internasional beliau sangat variatif, melihat bagaimana seharusnya perempuan-perempuan kita seperti apa. Kemerdekaan yang bagaimana, apakah versi pergerakan feminism, ala Kartini, ala Chalidah Hanum, atau ala Kollontay?” terang pemain teater kawakan itu.

Sarinah di sini digambarkan sebagai simbol dalam ideologi Bung Karno yakni kesetaraan posisi perempuan dalam suatu perjuangan kehidupan dan bukan untuk ditindas. Terbukti dengan adanya narasi: kemanusiaan akan terus pincang selama shaf yang satu menindas shaf yang lain.

“Sebuah penilaian personal Bung Karno menghargai orang-orang sekitar beliau, khususnya dari pengasuh perempuannya. Tak beda dengan saat bertemu seorang petani kecil dan melahirkan ideologi marhaenisme," kata Happy penuh semangat.

Adapun Widi Mulia Sunarya, penyanyi dan pemain seni peran membawakan musikalisasi puisi humanis Bung Karno berjudul ‘Dikantongi oleh Tuhan’, diambil dari buku ‘Ilmu dan Perjuangan’.

“Kita diprocotkan tidak di langit, tidak di laut,
Tapi diprocotkan di tanah air ini,
Yang dari tanah air inilah kita, saudara-saudara, dapat makanan dan minuman,
Yang dari tanah air inilah kita menghirup hawanya yang segar,
Tanah airlah tempat kita dari masih bayi merah itu
tumbuh menjadi manusia yang dewasa sekarang,

Hai manusia,
Cintailah Tuhan yang dulu mengantongi engkau.
Cintailah Ibu Bapakmu, dapur yang dibuat Tuhan untuk menggumelarkan engkau,
Cintailah tanah air yang di tempat itu engkau dapat minum, makan dan lain sebagainya…”

Menurut Widi, puisi ini menggambarkan kejenakaan sekaligus jiwa penuh kasih Bung Karno.

“Bung Karno menceritakan konsep kehidupan secara menyeluruh, tapi amat sederhana. Ada kata-kata ‘gumelar’, lalu ada kata ‘procot’. Beliau memang seorang seniman sejati. Lugas tapi tetap terasa pantas dan ringan,” kata perempuan kelahiran Jakarta, 42 tahun lalu itu.

Bersama kemudian mereka bertiga membacakan puisi kondang Bung Karno lain: ‘Putra Sang Fajar’, dicuplik dari buku “Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat”, hlm. 24, 25, 26.

“…. Karena aku terdiri dari dua belahan
aku dapat memperlihatkan segala rupa
aku dapat mengerti segala pihak
aku memimpin semua orang
boleh jadi ini secara kebetulan bersamaan
boleh jadi juga pertanda lain.
Akan tetapi kedua belahan dari watakku itu
menjadikanku seorang yang merangkul semuanya….”

Garda menafsirkan, bahwa puisi ‘Putra Sang Fajar’ sangat menggambarkan kepribadian diri Bung Karno.

“Dari sini ada pesan yang ditempelkan bahwa Bung Karno lahir di tanah Indonesia, dikelilingi keluarga terkasih orang Indonesia, hidup di lintasan sejarah Indonesia, dan tentu cinta kepada bangsa Indonesia," kata Garda.

Dari sisi Happy, pembahasan soal ‘Gemini’ sebagai rasi bintang yang ditonjolkan Bung Karno tentang personalitanya menjadi sesuatu yang menarik.

“Selain memakai bahasa yang sangat relevan untuk anak kekinian, Bung Karno menilai dirinya sangat menusia. Beliau pun tak mengkultuskan dirinya. Ditegaskan, bahwa manusia itu selalu ada dua sisi,” urai Happy.

Widi pun menggarisbawahi, puisi ini menunjukkan bahwa profil seorang pemimpin tak bisa lepas dari akarnya. Selain Bung Karno tampak sebagai seorang yang nyaman dengan dirinya sendiri, bebas dari perasaan ‘insecurity’.

“Begitu customized dan sangat organic. Termasuk saat Bung Karno menunjukkan kondisi ‘ketiadaan’ untuk menggambarkan kesederhanaan di masa kelahirannya. Pencerita yang ulung sehingga layak menjadi Bapak Bangsa melalui gagasan besar dengan bahasa ringan dan nancap,” pungkas Widi.

Program ‘Talkshow & Musik’ BKNP PDIP dengan tema besar ‘Bung Karno Series’ hadir setiap hari pada Bulan Juni pukul 16.30 WIB, tayang selama satu bulan penuh, dan dapat diikuti melalui kanal Youtube: BKNP PDI Perjuangan, Instagram: BKNPusat dan Facebook: Badan Kebudayaan Nasional Pusat.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Universitas di Indonesia...
11 Universitas di Indonesia yang Memakai Nama Pahlawan, Kampusmu Nomor Berapa?
Profil 5 Kampus di Indonesia...
Profil 5 Kampus di Indonesia yang Menggunakan Nama Pahlawan
Kunjungi MNC Portal...
Kunjungi MNC Portal Indonesia, Mahasiswa Fisip UBK Berdiskusi Soal Independensi Media
Kemendikbudristek Soroti...
Kemendikbudristek Soroti Pembongkaran Rumah Bung Karno di Padang, Ini Kata Nadiem
Prof Samsul: Disertasi...
Prof Samsul: Disertasi Hasto Layak Dijadikan Bacaan untuk Pengambil Kebijakan
Daftar 26 Gelar Doktor...
Daftar 26 Gelar Doktor Honoris Causa yang Dimiliki Bung Karno
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Pancasila Lahir Bukan...
Pancasila Lahir Bukan dari Ruang Kosong, Presiden: Sebuah Konsensus Agung
Rekomendasi
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved