DPR Minta Menkeu Segera Susun Skema Pembiayaan Ponpes di Era New Normal
Sabtu, 30 Mei 2020 - 19:05 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi XI DPR dari Fraksi PKB Fathan Subchi. Foto/SINDOnews/Abdul Rochim
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XI DPR Fathan Subchi mendesak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) segera menyusun skema pembiayaan untuk pembukaan pondok pesantren (ponpes) di era tatanan normal baru (new normal).
Skema pembiayaan ini untuk memastikan sumber, jenis program, dan mekanisme penyaluran anggaran sehingga pondok pesantren bisa segera kembali beraktivitas.
“Kami berharap Menteri Keuangan dan jajarannya segera membuat simulasi anggaran untuk pondok pesantren di era new normal karena desakan agar pesantren segera dibuka kian kencang. Kami telah mendengar secara langsung aspirasi dari banyak pengasuh pesantren dan wali santri yang berharap aktivitas belajar-mengajar di pondok bisa segera dimulai,” tutur Wakil Ketua Komisi XI DPR Fathan Subchi, kepada wartawan, Sabtu (30/5/2020).
Dia menjelaskan, alokasi anggaran untuk pesantren diperlukan untuk memastikan agar sekitar 18 juta santri dari 28.000 pesantren di seluruh Indonesia bisa segera belajar dan juga aman dari wabah Corona (Covid-19).
Hal tersebut, kata dia, sesuai instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa dalam era new normal, masyarakat bisa kembali produktif, namun tetap terhindar dari Covid-19.
Skema pembiayaan ini untuk memastikan sumber, jenis program, dan mekanisme penyaluran anggaran sehingga pondok pesantren bisa segera kembali beraktivitas.
“Kami berharap Menteri Keuangan dan jajarannya segera membuat simulasi anggaran untuk pondok pesantren di era new normal karena desakan agar pesantren segera dibuka kian kencang. Kami telah mendengar secara langsung aspirasi dari banyak pengasuh pesantren dan wali santri yang berharap aktivitas belajar-mengajar di pondok bisa segera dimulai,” tutur Wakil Ketua Komisi XI DPR Fathan Subchi, kepada wartawan, Sabtu (30/5/2020).
Dia menjelaskan, alokasi anggaran untuk pesantren diperlukan untuk memastikan agar sekitar 18 juta santri dari 28.000 pesantren di seluruh Indonesia bisa segera belajar dan juga aman dari wabah Corona (Covid-19).
Hal tersebut, kata dia, sesuai instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa dalam era new normal, masyarakat bisa kembali produktif, namun tetap terhindar dari Covid-19.
Lihat Juga :