Cek PTM Terbatas, Mendikbudristek Kunjungi Sekolah di Jakarta Timur
Jum'at, 10 September 2021 - 13:01 WIB
loading...
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim di SD Santo Fransiskus III Kayuputih. Foto: SINDOnews/Neneng Zubaidah
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ( Mendikbudristek ) Nadiem Anwar Makarim mengunjungi sekolah di DKI Jakarta yang telah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.
Sekolah pertama yang dikunjungi Nadiem pada Jumat pagi ini (10/11) adalah SD Santo Fransiskus III Kayuputih di Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.
Baca juga: Masuk Level 2 dan 3, Sebanyak 490.217 Sekolah Dapat Izin Gelar PTM Terbatas
Nadiem datang sekitar pukul 08.30 WIB. Sebelum masuk ke sekolah, dia pun menjalani protokol kesehatan yakni dicek suhu tubuh dengan thermogun dan mencuci tangan dengan sabun.
Pada kunjungan pagi ini, Mendikbudristek yang datang mengenakan batik didampingi oleh Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (Paud Dikdasmen) Kemendikbudristek Jumeri. Hadir pula Politikus PDIP Putra Nababan.
Nadiem bersama rombongan lalu masuk ke kelas dimana para siswa tengah belajar. Pembelajaran di sekolah ini dilakukan dengan daring dan luring. Satu kelas diisi oleh 11 siswa dan sisanya daring. Siswa yang daring ditampilkan melalui projektor ke layar didepan kelas.
Baca juga: Keren! Siswi Berkebutuhan Khusus Ini Raih 5 Medali di Ajang Internasional
Sekolah pertama yang dikunjungi Nadiem pada Jumat pagi ini (10/11) adalah SD Santo Fransiskus III Kayuputih di Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.
Baca juga: Masuk Level 2 dan 3, Sebanyak 490.217 Sekolah Dapat Izin Gelar PTM Terbatas
Nadiem datang sekitar pukul 08.30 WIB. Sebelum masuk ke sekolah, dia pun menjalani protokol kesehatan yakni dicek suhu tubuh dengan thermogun dan mencuci tangan dengan sabun.
Pada kunjungan pagi ini, Mendikbudristek yang datang mengenakan batik didampingi oleh Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (Paud Dikdasmen) Kemendikbudristek Jumeri. Hadir pula Politikus PDIP Putra Nababan.
Nadiem bersama rombongan lalu masuk ke kelas dimana para siswa tengah belajar. Pembelajaran di sekolah ini dilakukan dengan daring dan luring. Satu kelas diisi oleh 11 siswa dan sisanya daring. Siswa yang daring ditampilkan melalui projektor ke layar didepan kelas.
Baca juga: Keren! Siswi Berkebutuhan Khusus Ini Raih 5 Medali di Ajang Internasional
Lihat Juga :