Sisihkan Ribuan Peserta, MAN IC Batam Juara 2 Olimpiade APBN 2021
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 19:19 WIB
loading...
Siswa MAN Insan Cendekia Kota Batam berhasil meraih juara 2 Olimpiade APBN 2021 Tingkat Nasional. Ajang ini diselenggarakan oleh Kemenkeu. Foto/Dok/Humas Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Siswa MAN Insan Cendekia Kota Batam kembali torehkan prestasi di kancah nasional. Terbaru, tiga siswa yang tergabung dalam Tim Convertics yaitu, M. Wafiq Fadillah, Dwi Erina Athaillah, dan Haykal Sulthan Hakeem berhasil meraih juara 2 Olimpiade APBN 2021 Tingkat Nasional. Ajang ini diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan RI bekerjasama dengan PKN STAN.
Babak final yang berlangsung Jumat (22/10/2021) bertempat di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan RI , diikuti empat tim terbaik. Mereka adalah MAN Insan Cendekia Kota Batam, SMAN 1 Sleman, SMAN 1 Pontianak, dan SMKS Sidratul Muntaha Wamena.
Baca juga: Luar Biasa, Siswa Madrasah Ini Raih 100 Juara Nasional-Internasional selama Pandemi
Pada babak final, siswa harus menjawab soal yang terbagi dalam empat babak, yaitu: Budjet Analisis, soal cerdas cermat, soal rebutan, dan terakhir soal tematik. Keluar sebagai juara pertama SMAN 1 Sleman, disusul MAN IC Batam di peringkat kedua, SMAN 1 Pontianak di urutan ketiga dan posisi keempat SMKS Sidratul Muntaha Wamena. Atas prestasi tersebut, siswa MAN IC Batam berhak mendapat hadiah uang pembinaan senilai 18 juta rupiah.
Olimpiade APBN merupakan sebuah kompetisi berskala nasional untuk pelajar dari SMA/MA/SMK/Sederajat atau Program Paket C yang ada di Indonesia. Olimpiade APBN 2021 menekankan pada pemahaman siswa tentang pengelolaan keuangan negara, mengenal APBN, perencanaan, penganggaran, penyusunan APBN, pelaksanaan APBN, pelaporan APBN, pembiayaan APBN,investasi pemerintah, Badan Layanan Umum (BLU), desentralisasi fiskal, monitoring dan evaluasi anggaran, nota keuangan negara, serta peran APBN dalam penanganan Covid-19. Tahun ini, kegiatan tersebut diikuti 2072 tim dari 875 sekolah seluruh Indonesia.
Bagi MAN Insan Cendekia Kota Batam, ini merupakan kali ketiga mengikuti ajang Olimpiade APBN. Dua tahun sebelumnya, wakil madrasah ini hanya mampu finish di babak semifinal (final regional). Keberhasilan meraih juara tahun ini tentunya membawa nama harum madrasah di nasional. Setidaknya, menjadi perwakilan untuk seluruh madrasah di Indonesia di ajang tahunan tersebut.
Baca juga: Kuasai Teknologi, Kemenag Akan Terus Kembangkan Kompetisi Robotik Madrasah
Babak final yang berlangsung Jumat (22/10/2021) bertempat di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan RI , diikuti empat tim terbaik. Mereka adalah MAN Insan Cendekia Kota Batam, SMAN 1 Sleman, SMAN 1 Pontianak, dan SMKS Sidratul Muntaha Wamena.
Baca juga: Luar Biasa, Siswa Madrasah Ini Raih 100 Juara Nasional-Internasional selama Pandemi
Pada babak final, siswa harus menjawab soal yang terbagi dalam empat babak, yaitu: Budjet Analisis, soal cerdas cermat, soal rebutan, dan terakhir soal tematik. Keluar sebagai juara pertama SMAN 1 Sleman, disusul MAN IC Batam di peringkat kedua, SMAN 1 Pontianak di urutan ketiga dan posisi keempat SMKS Sidratul Muntaha Wamena. Atas prestasi tersebut, siswa MAN IC Batam berhak mendapat hadiah uang pembinaan senilai 18 juta rupiah.
Olimpiade APBN merupakan sebuah kompetisi berskala nasional untuk pelajar dari SMA/MA/SMK/Sederajat atau Program Paket C yang ada di Indonesia. Olimpiade APBN 2021 menekankan pada pemahaman siswa tentang pengelolaan keuangan negara, mengenal APBN, perencanaan, penganggaran, penyusunan APBN, pelaksanaan APBN, pelaporan APBN, pembiayaan APBN,investasi pemerintah, Badan Layanan Umum (BLU), desentralisasi fiskal, monitoring dan evaluasi anggaran, nota keuangan negara, serta peran APBN dalam penanganan Covid-19. Tahun ini, kegiatan tersebut diikuti 2072 tim dari 875 sekolah seluruh Indonesia.
Bagi MAN Insan Cendekia Kota Batam, ini merupakan kali ketiga mengikuti ajang Olimpiade APBN. Dua tahun sebelumnya, wakil madrasah ini hanya mampu finish di babak semifinal (final regional). Keberhasilan meraih juara tahun ini tentunya membawa nama harum madrasah di nasional. Setidaknya, menjadi perwakilan untuk seluruh madrasah di Indonesia di ajang tahunan tersebut.
Baca juga: Kuasai Teknologi, Kemenag Akan Terus Kembangkan Kompetisi Robotik Madrasah
Lihat Juga :