Pendekatan Hybrid Learning Quipper Bantu Guru dan Siswa dalam Belajar Mengajar
Rabu, 24 November 2021 - 20:07 WIB
loading...
A
A
A
Dr. Juandanilsyah, SE., MA, Analis Kebijakan Ahli Madya, Koordinator Bidang Peserta Didik Direktorat SMA, Ditjen Dikdasmen, Kemendikbudristek menjelaskan bahwa hybrid learning merupakan pembelajaran yang menggabungkan pembelajaran online dan tatap muka untuk menghindari learning loss.
"Pemerintah berupaya untuk membantu efektifitas hybrid learning di sekolah-sekolah melalui berbagai program seperti relaksasi dana boss yang dapat digunakan oleh sekolah untuk mengatur proses pembelajaran, kegiatan guru berbagi untuk meningkatkan keterampilan para guru, pembagian kuota internet untuk belajar, guru kunjung di daerah-daerah terpencil hingga bantuan peralatan TIK ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia,”
Juandanilsyah juga menyampaikan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalammenciptakan KBM hybrid learning yang kondusif, peran orang tua, sekolah dan masyarakatitu sendiri sangat diperlukan untuk memaksimalkan pembentukan karakter dan kepribadian anak secara maksimal.
"Selain orang tua, sekolah dan masyarakat, pihak-pihak swasta juga memiliki peran penting dalam kegiatan KBM, kolaborasi yang baik antara pemerintah dan pihak swasta akan menciptakan ekosistem hybrid learning yang lebih baik untuk dunia pendidikan, sehingga generasi penerus bangsa dapat menjadi cerdas dan sehat walau dalam kondisi pembelajaran jarak jauh,” terangnya.
Sementara itu, Drs. Rahmat Kusnadi, MM selaku Kepala SMAN 1 Tambun Selatan, Bekasi,Jawa Barat turut menuturkan, dengan adanya dukungan pelatihan dan pendampinganberkala dari Quipper School Premium, sekolah dapat menerapkan hybrid learning secarapenuh dan mendapat manfaat nyata.
“Berkat pelatihan berkala dari Quipper School Premium, kini sekolah dapat dengan mudah memantau aktivitas mengajar guru dan belajar siswa. Kami juga melihat adanya peningkatan kemampuan teknologi bapak dan ibu guru.” pungkasnya.
"Pemerintah berupaya untuk membantu efektifitas hybrid learning di sekolah-sekolah melalui berbagai program seperti relaksasi dana boss yang dapat digunakan oleh sekolah untuk mengatur proses pembelajaran, kegiatan guru berbagi untuk meningkatkan keterampilan para guru, pembagian kuota internet untuk belajar, guru kunjung di daerah-daerah terpencil hingga bantuan peralatan TIK ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia,”
Juandanilsyah juga menyampaikan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalammenciptakan KBM hybrid learning yang kondusif, peran orang tua, sekolah dan masyarakatitu sendiri sangat diperlukan untuk memaksimalkan pembentukan karakter dan kepribadian anak secara maksimal.
"Selain orang tua, sekolah dan masyarakat, pihak-pihak swasta juga memiliki peran penting dalam kegiatan KBM, kolaborasi yang baik antara pemerintah dan pihak swasta akan menciptakan ekosistem hybrid learning yang lebih baik untuk dunia pendidikan, sehingga generasi penerus bangsa dapat menjadi cerdas dan sehat walau dalam kondisi pembelajaran jarak jauh,” terangnya.
Sementara itu, Drs. Rahmat Kusnadi, MM selaku Kepala SMAN 1 Tambun Selatan, Bekasi,Jawa Barat turut menuturkan, dengan adanya dukungan pelatihan dan pendampinganberkala dari Quipper School Premium, sekolah dapat menerapkan hybrid learning secarapenuh dan mendapat manfaat nyata.
“Berkat pelatihan berkala dari Quipper School Premium, kini sekolah dapat dengan mudah memantau aktivitas mengajar guru dan belajar siswa. Kami juga melihat adanya peningkatan kemampuan teknologi bapak dan ibu guru.” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :