Dirjen Pendis: Pembentukan Ditjen Pesantren untuk Akomodir Kepentingan Pesantren
Selasa, 07 Desember 2021 - 18:36 WIB
loading...
A
A
A
“Insyaallah, saya mohon dukungan Gus Rozin (Abdul Ghofar Rozin), dan seluruh santri, kami sedang mengusulkan satu Dirjen baru di Kemenag, yaitu Dirjen Pesantren,” ujar Yaqut.
Menteri yang akrab dipanggil Gus Yaqut ini mengatakan, pihaknya juga sudah menghadap kepada Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin selaku ketua tim reformasi birokrasi. Menurut dia, pembentukannya secara teknis akan segera dibicarakan dengan Menpan RB.
“Semua kita yang memenuhi syarat, santri-santri ini, bisa memiliki kesempatan untuk mengurusi santri secara struktural, yang selama ini tidak pernah dilakukan,” ujarnya.
Gus Yaqut juga menegaskan bahwa Kementerian Agama membuka diri dan memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mempersiapkan para santri agar mampu bertarung di waktu yang akan datang.
"Dalam mempersiapkan ini Kemenag membuka diri untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya, mempersiapkan para santri untuk mampu bertarung di waktu yang akan datang," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Yaqut juga merasa optimis santri bisa akan menjadi pemenang di masa depan dalam setiap kompetisi jika para santri mampu mempersiapkan diri.
“10-15 tahun yang akan datang saya meyakini bahwa santri-santri di pesantren ini nanti yang akan memenangkan kompetisi. Santri itu pasti jadi pemenang kalau kita mampu mempersiapkan diri itu kuncinya,” jelas Gus Yaqut.
Menteri yang akrab dipanggil Gus Yaqut ini mengatakan, pihaknya juga sudah menghadap kepada Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin selaku ketua tim reformasi birokrasi. Menurut dia, pembentukannya secara teknis akan segera dibicarakan dengan Menpan RB.
“Semua kita yang memenuhi syarat, santri-santri ini, bisa memiliki kesempatan untuk mengurusi santri secara struktural, yang selama ini tidak pernah dilakukan,” ujarnya.
Gus Yaqut juga menegaskan bahwa Kementerian Agama membuka diri dan memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mempersiapkan para santri agar mampu bertarung di waktu yang akan datang.
"Dalam mempersiapkan ini Kemenag membuka diri untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya, mempersiapkan para santri untuk mampu bertarung di waktu yang akan datang," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Yaqut juga merasa optimis santri bisa akan menjadi pemenang di masa depan dalam setiap kompetisi jika para santri mampu mempersiapkan diri.
“10-15 tahun yang akan datang saya meyakini bahwa santri-santri di pesantren ini nanti yang akan memenangkan kompetisi. Santri itu pasti jadi pemenang kalau kita mampu mempersiapkan diri itu kuncinya,” jelas Gus Yaqut.
(mpw)
Lihat Juga :