Jurnal Ilmiah CHRM2 Universitas Jember Terindeks Scopus Pertama di Asia Tenggara
Selasa, 28 Desember 2021 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
Untuk diketahui, JSEAHR merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan konferensi tahunan HAM yang diadakan CHRM2 setiap tahun. Artinya, artikel-artikel ilmiah dari konferensi tersebut akan diterbitkan di JSEAHR.
Hingga saat ini 90% artikel di JSEAHR berasal dari seleksi atas berbagai karya tulis ilmiah yang dipaparkan dalam konferensi tahunan HAM. Pada November 2021 lalu, CHRM2 Universitas Jember menggelar konferensi tahunan HAM kelima dengan tema “Human Rights and Human Security in Asia During The Covid-19 Pandemy”.
Al Khanif lantas juga menyebutkan pentingnya peran fellows dan membangun jejaring khususnya dengan mitra dari luar negeri sebagai salah satu faktor keberhasilan JSEAHR menembus indeks Scopus.
“Para fellows atau mitra dari lembaga dan perguruan tinggi dari luar negeri ini membantu kami dalam menyeleksi karya tulis yang masuk dan mengedit dari sisi Bahasa Inggris. Mitra CHRM2 pada 2017 hingga 2019 didatangkan oleh Volunteer in Asia yang berbasis di San Fransisco, Amerika Serikat. Sedangkan untuk 2020-2021 kami membuka program fellowship sendiri dengan dana dari Universitas Jember,” tutur dosen di Fakultas Hukum ini.
Beberapa mitra CHRM2 Universitas Jember antara lain dari Nagoya University Jepang, SOAS University of London Inggris, Institute for Advanced Study in the Humanities Jerman, University of Malaya Malaysia, Sydney Southeast Asia Centre, the University of Sydney Australia, dan lainnya.
Sementara, dari dalam negeri ada Universitas Indonesia, UIN Ar Raniry Banda Aceh, KOMNAS HAM RI dan ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights Indonesia.
“Bahkan CHRM2 Universitas Jember ditetapkan sebagai lembaga ketiga terbaik pengelola program fellowship oleh Profellow, sebuah lembaga penyedia fellowship terbesar berbasis di Amerika Serikat. Kita hanya kalah dari program fellowship yang dikelola oleh Pensylvania State University dan New York Times,” imbuh Al Khanif.
Keberhasilan CHRM2 Universitas Jember JSEAHR menembus indeks Scopus ternyata menjadi modal untuk melangkah dalam membuka Program Studi Magister Kajian HAM di bawah Program Pascasarjana Universitas Jember.
Hingga saat ini 90% artikel di JSEAHR berasal dari seleksi atas berbagai karya tulis ilmiah yang dipaparkan dalam konferensi tahunan HAM. Pada November 2021 lalu, CHRM2 Universitas Jember menggelar konferensi tahunan HAM kelima dengan tema “Human Rights and Human Security in Asia During The Covid-19 Pandemy”.
Al Khanif lantas juga menyebutkan pentingnya peran fellows dan membangun jejaring khususnya dengan mitra dari luar negeri sebagai salah satu faktor keberhasilan JSEAHR menembus indeks Scopus.
“Para fellows atau mitra dari lembaga dan perguruan tinggi dari luar negeri ini membantu kami dalam menyeleksi karya tulis yang masuk dan mengedit dari sisi Bahasa Inggris. Mitra CHRM2 pada 2017 hingga 2019 didatangkan oleh Volunteer in Asia yang berbasis di San Fransisco, Amerika Serikat. Sedangkan untuk 2020-2021 kami membuka program fellowship sendiri dengan dana dari Universitas Jember,” tutur dosen di Fakultas Hukum ini.
Beberapa mitra CHRM2 Universitas Jember antara lain dari Nagoya University Jepang, SOAS University of London Inggris, Institute for Advanced Study in the Humanities Jerman, University of Malaya Malaysia, Sydney Southeast Asia Centre, the University of Sydney Australia, dan lainnya.
Sementara, dari dalam negeri ada Universitas Indonesia, UIN Ar Raniry Banda Aceh, KOMNAS HAM RI dan ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights Indonesia.
“Bahkan CHRM2 Universitas Jember ditetapkan sebagai lembaga ketiga terbaik pengelola program fellowship oleh Profellow, sebuah lembaga penyedia fellowship terbesar berbasis di Amerika Serikat. Kita hanya kalah dari program fellowship yang dikelola oleh Pensylvania State University dan New York Times,” imbuh Al Khanif.
Keberhasilan CHRM2 Universitas Jember JSEAHR menembus indeks Scopus ternyata menjadi modal untuk melangkah dalam membuka Program Studi Magister Kajian HAM di bawah Program Pascasarjana Universitas Jember.
Lihat Juga :