Ospek di Universitas Luar Negeri Bebas Bully dan Senioritas?

Kamis, 20 Januari 2022 - 15:36 WIB
loading...
Ospek di Universitas...
Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) mahasiswa baru di Universitas Indonesia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus ( Ospek ) di universitas luar negeri bebas bully dan senioritas. Ya, Ospek di universitas-universitas luar negeri mempunyai image yang baik, di mana kegiatan yang dilakukan untuk Mahasiswa baru (Maba) di luar negeri berbeda dengan Ospek di Indonesia.

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa Ospek di Indonesia memakan waktu yang lama yakni hingga seminggu, bahkan bisa lebih tergantung kebijakan masing-masing universitas . Selain itu, banyak sekali kasus perundungan yang dilakukan pada saat Ospek yang akhirnya memakan korban jiwa.

Baca juga: Tertarik Jadi PNS, Ini Daftar Sekolah Kedinasan yang Sepi Peminat di 2021

Ospek di setiap universitas di Indonesia biasanya dibimbing dan diarahkan oleh BEM universitas atau panitia penyelenggara, sehingga banyaknya senior kampus yang ikut andil dalam kegiatan ini.

Ospek di Indonesia rata-rata tidak hanya menjadi kegiatan masa perkenalan lingkungan kampus, tapi juga menjadi kegiatan untuk menumbuhkan sikap kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama dengan teman teman baru dengan berbagai rangkaian acara yang telah dibuat oleh panitia.

Banyaknya senior yang ikut serta dalam kegiatan ini, kurangnya pengawasan dari universitas serta peraturan kegiatan yang cenderung keras, membuat adanya beberapa kasus penyalahgunaan wewenang seperti melakukan tindakan kekerasan terhadap mahasiswa baru yang mengakibatkan korban meninggal dunia, berbagai tindakan senioritas lainnya yang terlalu keras hingga menimbulkan trauma fisik atau psikis hingga korban jiwa.

Baca juga: Ini 15 Jurusan yang Lulusannya akan Selalu Dibutuhkan di Masa Depan

Dahulu hal-hal untuk memberi hukuman menggunakan fisik merupakan suatu hal yang wajar, tapi seiring berjalannya waktu sudah tidak ada lagi hukuman yang melibatkan kekerasan fisik, apalagi hingga ketahuan melakukan pembullyan, dan tindakan kekerasan lainnya. Sudah banyak pasal yang mengatur mengenai kekerasan, dan pembullyan, sehingga siapapun yang melakukan tindakan tersebut dapat dilaporkan secara hukum.

Sedangkan Ospek di luar negeri dari dulu sudah terkenal dengan atmosfer positifnya, di mana kegiatan Ospek murni hanya bertujuan untuk pengenalan lingkungan kampus, kegiatan MABA bersenang senang datang ke kampus menggunakan baju bebas dan berbaur dengan MABA lainnya. Inilah tiga Ospek di Kampus Luar Negeri, bebas Bully dan Senioritas.

1. Harvard University
Harvard University merupakan universitas yang masuk ke dalam tiga besar terbaik di Dunia. Universitas ini terletak di Cambridge, Amerika yang di mana rata-rata universitas di sana kegiatan Ospeknya melakukan berbagai kegiatan diskusi bersama kelompok mengenai topik atau isu isu terkini.

Tujuan Ospek di USA selain pengenalan lingkungan kampus, mahasiswa juga diharapkan dapat saling mengenal dengan teman-teman barunya agar tercipta suasana akrab. Selain itu, para senior tidak ada yang melakukan tindakan kekerasan dan senioritas pada saat Ospek, mereka akan melakukan pengenalan dengan Maba melalui ajang olahraga.

Di Harvard, setiap Maba akan mengikuti kegiatan Program Common Reading, dan Community Conversations di mana Maba diberikan kesempatan dan kebebasan untuk membaca beberapa buku yang direkomendasikan dengan reading guide yang diberikan.

Kemudian setelahnya melakukan berbagai diskusi mengenai isu yang diberikan. Selain itu, pada Community Conversations Maba dapat melakukan perkenalan latar belakang masing-masing yang selanjutnya dilanjutkan dengan diskusi mengenai isu terkait identitas dan latar belakang seseorang.

2. St. Petersburg State Transport University
Universitas St. Petersburg State Transport adalah salah satu universitas di Rusia. Dilansir dari video tiktok @hendrareimonp yang merupakan salah satu alumni dari universitas ini menyatakan bahwa di sana ia hanya melakukan Ospek selama 1 hari.

Ospek di universitas ini hanya diselenggarakan 1 hari, di mana para Maba akan dikumpulkan terlebih dahulu untuk melakukan upacara kedatangan Maba dan mendengarkan pidato dari rektor universitas. Setelahnya, para Maba akan dibawa ke gedung fakultas sesuai dengan jurusan yang diambil, untuk diberikan arahan oleh wali dosen mengenai berbagai informasi jurusan, peraturan yang ada di kampus, dan sebagainya.

Selain itu, Maba juga akan diajak berkeliling universitas untuk melihat berbagai fasilitas yang ada. Rangkaian Ospek yang dilakukan hanya itu saja, karena kegiatan Ospek di kampus rusia memang hanya fokus untuk memperkenalkan lingkungan Kampus, kemudian Maba akan langsung diberikan jadwal mata kuliah untuk langsung masuk di keesokan harinya.

3. DELFT University Of Technology
Salah satu universitas yang terletak di Belanda, Ospek di Kampus Belanda terkenal dengan wisata budayanya, di mana Maba akan dibawa untuk berkeliling ke tempat-tempat bersejarah yang ada di sekitar kampus oleh para senior. Maba akan dipandu sambil diberikan informasi sistem akademik universitas. Tidak ada kekerasan, bentakan, dan sebagainya sehingga hal ini sangat mempererat hubungan antara junior dan senior.

(MG04–Bunaya Putri Zulfikar)
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved