Pandemi, FT UP Gelar Perkuliahan Daring dan Luring dengan Prokes Ketat

Kamis, 03 Februari 2022 - 14:42 WIB
loading...
Pandemi, FT UP Gelar...
Webinar Kreativitas Tanpa Batas FT UP. Foto/tangkapan layar zoom
A A A
JAKARTA - Berbeda dengan jurusan lain mahasiswa jurusan teknik membutuhkan kuliah praktikum untuk mendapat pendidikan secara maksimal. Pada masa pandemi ini Fakultas Teknik Universitas Pancasila (UP) pun menyelenggarakan kuliah daring dan juga praktikum secara luring dengan protokol kesehatan ketat.

Dosen FT UP Ilhamsyah Akbar mengatakan, pada masa pandemi mahasiswa pun tidak mendapatkan pendidikan secara normal seperti biasanya karena harus mendapatkan pengajaran secara daring.



Namun, katanya, hal tersebut bukanlah menjadi kendala bagi mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Pancasila. Sebab pihaknya menyelenggarakan pembelajaran hybrid atau gabungan daring dan luring.

Ilhamsyah menjelaskan, untuk mata kuliah yang bersifat teoritis pihaknya menggunakan sistem kelas online bagi mahasiswa dengan fasilitas Learning Management System (LMS) yang mumpuni.

"LMS ini website sapu jagadnya UP. Bisa absen, dosen mengunggah materi, mahasiswa menjawab materi, kuis dan penilaian, dosen membagikan link untuk online class semua dilakukan di satu website yang dimiliki UP," katanya pada webinar Kreativitas Tanpa Batas FT UP.



Sedangkan untuk kelas praktikum, jelasnya, dilakukan dengan luring atau offline. Di mana setiap mahasiswa yang praktikum akan diberikan fasilitas swab antigen agar tidak terjadi penularan virus Covid-19.

Selain itu, katanya, praktikum juga akan dijalankan dengan protokol ketat. Yakni semua mahasiswa dan dosen wajib memakai masker, menjaga jarak dan juga kelas shift serta batasan jumlah orang agar tidak terjadi kerumunan.

Ilhamsyah menjelaskan, FT UP menyediakan prodi teknik untuk sarjana yakni Arsitektur, Teknik Informatika, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Elektro dan Teknik Industri.

Sedangkan untuk jenjang DIII ada Teknik Elektro dan Teknik Mesin. Sementara untuk program magister ada Teknik Mesin. Dia menjelaskan, pihaknya juga sedang mengusulkan Prodi Baru yang sudah yakni Teknik Perkeretaapian S1, Rekayasa Infrastruktur S2 dan Teknik Mesin (S3).

Dia menerangkan, kampus juga memberikan mahasiswanya untuk mengikuti program Kampus Merdeka Kemendikbudristek. Hak sebanyak 20 SKS untuk belajar di luar program studi yang bisa diikuti siswa seperti pertukaran mahasiswa merdeka, magang bersertifikat, kewirausahaan, kampus mengajar, penelitian dan proyek mandiri.

Sementara, Wakil Dekan FT UP Dwi Rahmalina menjelaskan, FT UP memiliki keunggulan lain yang perlu diketahui calon mahasiswa baru. "Yaitu memiliki Edu Techno Park sebagai etalase produk teknologi dan mengedepankan riset berbasis SDGs dan Green Campus," pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bestie, Ini 10 Ucapan...
Bestie, Ini 10 Ucapan Lebaran Hari Raya Idulfitri 2025 untuk Teman Kuliah
Lulusan Sastra Indonesia...
Lulusan Sastra Indonesia Bisa Kerja di Mana Saja? Bukan Cuma Jadi Sastrawan
MNC University Kerja...
MNC University Kerja Sama dengan LSP SDM TIK untuk Tingkatkan Kompetensi Dosen dan Mahasiswa
Pengembangan Soft Skills...
Pengembangan Soft Skills Mahasiswa, Kunci Meningkatkan Daya Saing di Dunia Kerja
Hima Persis Diharapkan...
Hima Persis Diharapkan Beri Karya Monumental untuk Kemajuan Agama dan Bangsa
HIMA LETS MNC University...
HIMA LETS MNC University Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan dengan Aksi Berbagi Takjil
KIP Kuliah untuk 544.000...
KIP Kuliah untuk 544.000 Mahasiswa Sudah Ditransfer, Begini Cara Ceknya
Lebih dari 1 Juta Mahasiswa...
Lebih dari 1 Juta Mahasiswa akan Terima KIP Kuliah di Tahun Ini
Teuku Riefky Ajak Mahasiswa...
Teuku Riefky Ajak Mahasiswa FEB UI Kolaborasi di Sektor Ekonomi Kreatif
Rekomendasi
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Lingkar Barat Nagreg Macet Mengular hingga 5 Kilometer
Piala Asia U-17 2025...
Piala Asia U-17 2025 Live di iNews: Thailand vs Uzbekistan dan Arab Saudi Kontra China
Cara Mengecek Jalan...
Cara Mengecek Jalan Macet atau Tidak Melalui Google Maps, Mudah dan Praktis
Berita Terkini
5 Kosakata Bahasa Indonesia...
5 Kosakata Bahasa Indonesia yang Penulisannya Sering Salah
6 jam yang lalu
Jurusan D3 dan D4 Paling...
Jurusan D3 dan D4 Paling Diminati di SNBT 2024, Politeknik Mana Paling Unggul?
19 jam yang lalu
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
19 jam yang lalu
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
1 hari yang lalu
SPMB 2025 Dibuka Mei,...
SPMB 2025 Dibuka Mei, Ini Jadwal Resmi Pengganti PPDB dari Kemendikdasmen
1 hari yang lalu
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di 5 PTN Pulau Sumatera Jalur Mandiri 2025: Unand, Unsri, USK, USU, dan Unri
1 hari yang lalu
Infografis
Iran Gelar Parade Angkatan...
Iran Gelar Parade Angkatan Laut 3.000 Kapal untuk Bela Gaza
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved