Mendikbudristek: Cita-cita Kita Membuktikan PAUD Berkualitas di Desa

Kamis, 24 Februari 2022 - 11:15 WIB
loading...
Mendikbudristek: Cita-cita Kita Membuktikan PAUD Berkualitas di Desa
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Mendikbudristek ) Nadiem Anwar Makarim tekankan pembangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di desa-desa guna junjung kesetaraan.

Nadiem berharap, Indonesia mampu menjunjung hak anak usia dini . Baginya, setiap anak memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan pendidikan yang bermutu.

Baca juga: Tidak Ada Paud di 19.000 Desa, Nadiem: Padahal Itu Usia Emas

"Saya ingin anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama mendapatkan pendidikan usia dini yang bermutu," ujar Nadiem dalam acara Seminar Nasional Kepala Desa, Kamis (24/2/2022).

Nadiem mengatakan, ia mencita-citakan sekolah PAUD yang berkualitas, tidak hanya di kota, tapi desa pun mampu membuktikannya. "Alhamdulillah sekarang cita-cita kita membuktikan PAUD berkualitas di desa," katanya.

Nadiem menjaskan usaha tersebut telah ia fasilitasi dengan meluncurksn terobosan kurikulum merdeka dan merdeka belajar.

Baca juga: Ini Sederet Negara dengan Jam Sekolah Terpendek di Dunia

"Kita sudah didukung oleh dua terobosan merdeka belajar yang baru diluncurkan. Yang pertama, kurikulum merdeka dan platform merdeka mengajar," tutur Nadiem.

Nadiem menjelaskan, upaya tersebut guna mengembangkan potensi pada anak, serta menilai keberagaman yang diolah sesuai karakter yang berada di daerah masing-masing.

"Dengan mempertimbangkan juga karakter, potensi setiap anak. Tidak hanya keragaman peserta didik yang menjadi perhatian kami. Tapi jiga keragaman potensi daerah di daerah masing-masing," ucap mantan pemilik Gojek.

Nadiem menambahkan, upayanya tersebut sejalan dengan program pembangunan desa, karena di setiap desa, memiliki karakter serta nuansa yang beragam.

"Hal ini sejalan dengan program pembangunan desa berkelanjutan di mana setiap desa punya karakteristik yang unik," ujarnya.
(mpw)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3588 seconds (10.177#12.26)