Kemendikbudristek Apresiasi Mesin CNC Buatan Lulusan SMK

Kamis, 24 Februari 2022 - 13:21 WIB
loading...
Kemendikbudristek Apresiasi...
Dirjen Diksi Wikan Sakarinto saat melihat mesin CNC buatan PT Dtech Inovasi Indonesia. Foto/Dok/Kemendikbudristek
A A A
JAKARTA - Perkembangan ekonomi di Indonesia tidak lepas dari geliat pertumbuhan industri lokal . Terlebih, saat ini industri permesinan dalam negeri sudah mampu memproduksi mesin lokal yang bermutu.

Salah satunya adalah mesin Computer Numerical Control (CNC) Milling 3 Axis Supermill yang dibesut PT Dtech Inovasi Indonesia. Menariknya, pendiri perusahaan ini yaitu Arfian Fuadi berasal dari pendidikan vokasi yakni lulusan SMKN 7 Semarang.

Tercatat, perusahaan yang berlokasi di Salatiga, Jawa Tengah, ini menjadi pelopor pembuat mesin perkakas produksi yang mempunyai nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 %.

Menyikapi capaian itu, Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wikan Sakarinto menyampaikan kebanggaannya.

Baca: Mendikbudristek: Cita-cita Kita Membuktikan PAUD Berkualitas di Desa

“Itu levelnya legenda (legend). Most inspirational legend benar ini produk SMK. Kalau level Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Mas Arfian (Pendiri perusahaan Dtech) ini levelnya sudah S3,” katanya melalui siaran pers, Kamis (24/2/2022).

Selain memiliki kandungan di atas 40 % tersebut, mesin CNC tersebut juga telah memiliki sertifikasi yang dikeluarkan oleh PT Surveyor Indonesia sejak 24 September 2021 dengan nilai TKDN mencapai 40,91 %.

Dengan nilai kandungan tersebut, maka produk tersebut dianggap telah memenuhi syarat untuk bersaing di pasaran. Khususnya, dalam sektor pengadaan barang dan jasa yang dilakukan pemerintah, BUMN, BUMD maupun swasta.

Baca: Tidak Ada Paud di 19.000 Desa, Nadiem: Padahal Itu Usia Emas

“Dengan lolosnya syarat TKDN minimal pada CNC tersebut diharapkan turut mengurangi ‘keran’ impor industri yang selama ini tergantung pada mesin buatan negara lain. Selain itu, pembuatan mesin CNC ini juga melibatkan tenaga kerja yang berasal dari SMK sekitarnya,” ungkapnya.

“Saya mengusulkan agar Dtech menjadi salah satu perusahaan rujukan bagi tempat magang mahasiswa vokasi berbasis projectbased learning (PBL) yang menjadi salah satu program dari Kampus Merdeka Vokasi,” lanjut Wikan.

Pendiri perusahaan Dtech Arfian Fuadi menuturkan, cita-cita yang dibangun perusahaannya adalah untuk dapat mengangkat semangat anak bangsa dalam menciptakan inovasi. Arfian menambahkan, setiap tahun perusahaannya juga melatih kurang lebih 500 orang yang terdiri dari guru dan peserta didik secara gratis.

“Meski mulanya perusahaan murni melayani pesanan dari luar negeri, namun mulai 2018 kami lebih menaruh perhatian kepada Indonesia. Kami ingin berbuat sesuatu untuk Indonesia,” ujarnya.
(nz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University dan BPSDMI...
MNC University dan BPSDMI Kemenperin Teken MoU di PIDI 4.0, Perkuat SDM Industri Berbasis Digital dan Vokasi
Stakeholder Meeting...
Stakeholder Meeting 2026, Politeknik STIA LAN Jakarta Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi
Mendiktisaintek: Politeknik...
Mendiktisaintek: Politeknik Cetak Skilled Labor Siap Bersaing di Pasar Kerja Global
HMMI Perkuat Pendidikan...
HMMI Perkuat Pendidikan Vokasi di Indonesia lewat Hyundai Academy Course 2025
Gelar Karya Vokasi PKPLK...
Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Bermutu untuk Semua
MNC University dan Dinas...
MNC University dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta Teken Kerja Sama Penguatan Pendidikan Vokasi di Gebyar Expo SMK 2025
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved