66 Ribu Anak Putus Sekolah dan Pengangguran Dipoles Jadi SDM Siap Kerja
Selasa, 16 Juni 2020 - 11:25 WIB
loading...
Foto/ilustrasi.pixabay
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan program penguatan angkatan kerja muda dengan bekal pendidikan dan keterampilan. Dua program yang disinergikan dengan dunia usaha dan industri itu adalah kecakapan kerja dan kecakapan wirausaha. Kedua program tersebut ditargetkan menyerap 66 ribu sumber daya manusia (SDM) terampil yang siap kerja.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto mengatakan, dalam program penguatan ini Direktorat Kursus dan Pelatihan akan mengawinkan satuan pendidikan penyelengara kursus dan pelatihan dengan dunia usaha dan industri, UMKM, masyarakat perbankan dan para wirusahawan.
Artinya, ujar Wikan, sama dengan strategi pada pendidikan formal (vokasi), Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) juga link and match dengan industri, dunia kerja dan dunia usaha. Prinsipnya, link and match lebih memastikan kesesuaian dan daya serap lulusan di dunia kerja. Sehingga lulusan akan segera memiliki kemandirian untuk mencapai kehidupan yang lebih mapan.
(Baca: Serikat Pekerja Nasional Akui Corona Bikin Pengangguran Makin Banyak)
Program Kecakapan Kerja (PKK) menyasar 50 ribu orang, sedangkan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) diberikan untuk 16.676 orang. PKK diperuntukkan bagi usia 15-30 tahun dengan prioritas 15-25 tahun, anak usia sekolah yang tidak sekolah (ATS), lulus tidak melanjutkan sekolah, peserta paket C serta pengangguran .
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto mengatakan, dalam program penguatan ini Direktorat Kursus dan Pelatihan akan mengawinkan satuan pendidikan penyelengara kursus dan pelatihan dengan dunia usaha dan industri, UMKM, masyarakat perbankan dan para wirusahawan.
Artinya, ujar Wikan, sama dengan strategi pada pendidikan formal (vokasi), Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) juga link and match dengan industri, dunia kerja dan dunia usaha. Prinsipnya, link and match lebih memastikan kesesuaian dan daya serap lulusan di dunia kerja. Sehingga lulusan akan segera memiliki kemandirian untuk mencapai kehidupan yang lebih mapan.
(Baca: Serikat Pekerja Nasional Akui Corona Bikin Pengangguran Makin Banyak)
Program Kecakapan Kerja (PKK) menyasar 50 ribu orang, sedangkan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) diberikan untuk 16.676 orang. PKK diperuntukkan bagi usia 15-30 tahun dengan prioritas 15-25 tahun, anak usia sekolah yang tidak sekolah (ATS), lulus tidak melanjutkan sekolah, peserta paket C serta pengangguran .
Lihat Juga :