Keren, UGM Kini Punya Layanan Bus Listrik
Jum'at, 01 April 2022 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, imbuh Rektor, dengan adanya bus listrik di internal kampus ini bisa mengenalkan kepada mahasiswa tentang pentingnya penggunaan energi baru terbarukan dengan cara mengurangi penggunaan bahan bakar kendaraan dari energi fosil.
Direktur Aset Universitas Gadjah Mada Dr. Djoko Sulistyo mengatakan, pengadaan bus listrik yang ramah lingkungan di internal kampus merupakan upaya UGM untuk menciptakan lingkungan kampus yang mengedepankan konsep pembangunan berkelanjutan. ”Kita ingin lingkungan kampus semakin nyaman dan kondusif adanya bus listrik ini,” tegasnya.
Baca juga: IPB-Unhan Jalin Kerja Sama di Bidang Farmakologi
Djoko menyebutkan, kebijakan pengadaan bus kampus sejalan dengan komitmen UGM untuk terus mengembangkan fasilitas untuk pedestrian dan fasilitas bagi warga yang berkebutuhan khusus. “Kita akan terus mengembangkan moda transportasi ramah lingkungan. Bagi pejalan kaki difasilitasi pedestrian dengan kanopi. Termasuk jalur bagi pejalan kaki berkebutuhan khusus. Jalur sepeda juga selalu disiapkan. Ke depan sepeda kampus akan diremajakan yang akan dilengkapi smart lock dan aplikasi,” katanya.
Seperti diketahui masing-masing bus listrik ini mampu membawa 20 orang penumpang sekaligus. Sementara operasional bus dibuka tiap hari kerja mulai hari Senin hingga Kamis pada pukul 06.30 hingga 16.16 WIB. Setiap halte dilewati setiap 60 menit sekali. “Satu halte dilewati tiap 60 menit. Jika nantinya bus ditambah, waktu tunggunya bisa sampai 30 menit saja,”katanya.
Direktur Aset Universitas Gadjah Mada Dr. Djoko Sulistyo mengatakan, pengadaan bus listrik yang ramah lingkungan di internal kampus merupakan upaya UGM untuk menciptakan lingkungan kampus yang mengedepankan konsep pembangunan berkelanjutan. ”Kita ingin lingkungan kampus semakin nyaman dan kondusif adanya bus listrik ini,” tegasnya.
Baca juga: IPB-Unhan Jalin Kerja Sama di Bidang Farmakologi
Djoko menyebutkan, kebijakan pengadaan bus kampus sejalan dengan komitmen UGM untuk terus mengembangkan fasilitas untuk pedestrian dan fasilitas bagi warga yang berkebutuhan khusus. “Kita akan terus mengembangkan moda transportasi ramah lingkungan. Bagi pejalan kaki difasilitasi pedestrian dengan kanopi. Termasuk jalur bagi pejalan kaki berkebutuhan khusus. Jalur sepeda juga selalu disiapkan. Ke depan sepeda kampus akan diremajakan yang akan dilengkapi smart lock dan aplikasi,” katanya.
Seperti diketahui masing-masing bus listrik ini mampu membawa 20 orang penumpang sekaligus. Sementara operasional bus dibuka tiap hari kerja mulai hari Senin hingga Kamis pada pukul 06.30 hingga 16.16 WIB. Setiap halte dilewati setiap 60 menit sekali. “Satu halte dilewati tiap 60 menit. Jika nantinya bus ditambah, waktu tunggunya bisa sampai 30 menit saja,”katanya.
(nz)
Lihat Juga :