Perpusnas Dorong Akses Bahan Bacaan yang Luas Pada Masyarakat
Kamis, 26 Mei 2022 - 14:57 WIB
loading...
A
A
A
Lanjutnya, literasi juga harus mencapai tahapan memahami semua yang tersirat dan tersurat, lalu bisa melakukan inovasi pada produk yang sudah ada, lalu tiba pada level puncak yaitu literasi mampu membawa masyarakat sampai pada tingkatan bisa menciptakan barang dan jasa secara mandiri.
Baca juga: Kemendikbudristek Terbitkan 27 Izin Pembukaan Prodi D2 Jalur Cepat
"Literasi digital ini sangat penting, karena di negara-negara maju, mereka sudah tidak lagi bicara kegemaran membaca dan akses kepada buku. Mereka sudah menciptakan teknologi baru yang mendunia," ungkapnya.
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda juga memberi perhatian yang tinggi dalam gerakan literasi dan budaya baca Indonesia. Syaiful Huda menyebutkan bahwa media literasi akan selalu mengikuti zamannya.
Jika dulu, literasi menggunakan media kulit hewan hingga lempeng batu misalnya, zaman kemudian jauh membawa literasi dalam bentuk buku. Kini, internet sudah menjadi kebutuhan wajib masyarakat. Maka, gerakan literasi haruslah ada didalamnya, agar perpustakaan selalu relevan dimata publik. Salah satunya adalah literasi melalui audio.
"Perpusnas sudah melakukan ini sejak lama. Dengan digitalisasi konten, bahkan mendorong perluasan jejaringnya ke seluruh unit perpustakaan daerah-daerah," kata Syaiful Huda.
Baca juga: Kemendikbudristek Terbitkan 27 Izin Pembukaan Prodi D2 Jalur Cepat
"Literasi digital ini sangat penting, karena di negara-negara maju, mereka sudah tidak lagi bicara kegemaran membaca dan akses kepada buku. Mereka sudah menciptakan teknologi baru yang mendunia," ungkapnya.
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda juga memberi perhatian yang tinggi dalam gerakan literasi dan budaya baca Indonesia. Syaiful Huda menyebutkan bahwa media literasi akan selalu mengikuti zamannya.
Jika dulu, literasi menggunakan media kulit hewan hingga lempeng batu misalnya, zaman kemudian jauh membawa literasi dalam bentuk buku. Kini, internet sudah menjadi kebutuhan wajib masyarakat. Maka, gerakan literasi haruslah ada didalamnya, agar perpustakaan selalu relevan dimata publik. Salah satunya adalah literasi melalui audio.
"Perpusnas sudah melakukan ini sejak lama. Dengan digitalisasi konten, bahkan mendorong perluasan jejaringnya ke seluruh unit perpustakaan daerah-daerah," kata Syaiful Huda.
(nnz)
Lihat Juga :