Dosen UMB Raih Gelar Doktor dari Unpad dengan Predikat Cumlaude
Minggu, 12 Juni 2022 - 09:51 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, temuan penelitian menunjukan bahwa penggunakan media digital dalam implementasi CSR dinilai memudahkan masyarakat berpartisipasi tanpa rasa takut akan risiko paparan virus Covid-19.
Pada akhirnya, program IDCamp telah membantu mencetak developer/programmer muda Indonesia. Sementara, program SISPRENEUR telah membantu perempuan pelaku UMKM mampu melakukan pemasaran secara digital.
Penelitian ini telah memberikan alternatif dan paradigma baru bagi pelaku industri akan pentingnya memulai digitalisasi CSR, serta menunjukkan peluang digitalisasi CSR di masa mendatang pasca pandemi Covid-19.
Kebaruan (novelty) dalam penelitian ini yaitu tawaran pemikiran terkait bagaimana pandemi Covid-19 dilihat tidak hanya sebagai masalah, tetapi sebagai peluang. Kehadiran pandemi merupakan momentum bagi perusahaan untuk mentransformasi CSR konvensional ke digital. "Transpormasi tersebut kami sebut sebagai digitalisasi CSR," katanya.
Menurutnya, digitalisasi CSR dapat diarahkan pada program-program yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Di masa pandemi ini masyarakat khususnya pelaku UMKM membutuhkan kompetensi digital agar usaha mereka tetap dapat bertahan.
"Tentu program tersebut sangat relevan untuk saat ini maupun di masa mendatang. Digitalisasi CSR berbasis pemberdayaan masyarakat dinilai banyak perusahaan lebih efektif dan efisien, serta dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan perusahaan," pungkasnya.
Pada akhirnya, program IDCamp telah membantu mencetak developer/programmer muda Indonesia. Sementara, program SISPRENEUR telah membantu perempuan pelaku UMKM mampu melakukan pemasaran secara digital.
Penelitian ini telah memberikan alternatif dan paradigma baru bagi pelaku industri akan pentingnya memulai digitalisasi CSR, serta menunjukkan peluang digitalisasi CSR di masa mendatang pasca pandemi Covid-19.
Kebaruan (novelty) dalam penelitian ini yaitu tawaran pemikiran terkait bagaimana pandemi Covid-19 dilihat tidak hanya sebagai masalah, tetapi sebagai peluang. Kehadiran pandemi merupakan momentum bagi perusahaan untuk mentransformasi CSR konvensional ke digital. "Transpormasi tersebut kami sebut sebagai digitalisasi CSR," katanya.
Menurutnya, digitalisasi CSR dapat diarahkan pada program-program yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Di masa pandemi ini masyarakat khususnya pelaku UMKM membutuhkan kompetensi digital agar usaha mereka tetap dapat bertahan.
"Tentu program tersebut sangat relevan untuk saat ini maupun di masa mendatang. Digitalisasi CSR berbasis pemberdayaan masyarakat dinilai banyak perusahaan lebih efektif dan efisien, serta dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan perusahaan," pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :