Raih Rekor MURI, Bang Idham Berbagi Kiat Menulis di Jurnal Internasional Scopus
Senin, 08 Agustus 2022 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Acara berupa talk show yang dipandu host RR Baiduri NW, dan dimoderatori Selviana ini, dikemas untuk memberi wawasan dan inspirasi bagi para dosen dan mahasiswa dalam berdiskusi santai seputar dunia riset dan publikasi. Acara dibuka dengan ucapan selamat dan sukses dari Ketua YAI, yaitu Prof Yudi Yulius, dan sambutan sekaligus pemberian penghargaan oleh Wakil Rektor (Warek) Prof Ismuhadjar. Sebagai sambutan penutup disampaikan Dekan Fakultas Psikologi UPI/YAI, I Nyoman Surna.
Dalam sambutannya, masing-masing pihak menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang telah diraih oleh Idhamsyah Eka Putra. “Prestasi ini sebuah kebanggaan dan dapat mengangkat nama besar Universitas Persada Indonesia YAI, khususnya Fakultas Psikologi di kancah riset dan publikasi dunia,” kata Prof Ismuhadjar.
baca juga: Tips Mempublikasikan Jurnal Ilmiah Terindeks Scopus dari Guru Besar IPB
Dalam kesempatan itu, Idhamsyah Eka Putra atau bang Idham sedikit menceritakan pengalamannya mulai dari awal menjadi akademisi hingga menjadi ilmuwan tingkat dunia seperti sekarang. Bang Idham bercerita bahwa profesi akademis tak ubahnya seperti menjadi petualang yang terasa melelahkan saat mendaki gunung, tetapi akan mendapatkan kepuasan tersendiri saat telah mencapai puncak.
“Hal ini sama dengan proses publikasi ilmiah, melakukan riset, mempersiapkan tulisan untuk di-publish di jurnal ilmiah dan memperjuangkannya agar lolos dalam proses reviu. Hal ini merupakan proses yang melelahkan dalam pencapaian suatu riset berkualitas yang layak terbit di jurnal-jurnal ilmiah bereputasi tinggi. Dan saya telah membuktikan, bahwa walaupun sulit namun tetap bisa dilakukan, bahkan bisa konsisten dilakukan,” papar Bang Idham.
Dalam sambutannya, masing-masing pihak menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang telah diraih oleh Idhamsyah Eka Putra. “Prestasi ini sebuah kebanggaan dan dapat mengangkat nama besar Universitas Persada Indonesia YAI, khususnya Fakultas Psikologi di kancah riset dan publikasi dunia,” kata Prof Ismuhadjar.
baca juga: Tips Mempublikasikan Jurnal Ilmiah Terindeks Scopus dari Guru Besar IPB
Dalam kesempatan itu, Idhamsyah Eka Putra atau bang Idham sedikit menceritakan pengalamannya mulai dari awal menjadi akademisi hingga menjadi ilmuwan tingkat dunia seperti sekarang. Bang Idham bercerita bahwa profesi akademis tak ubahnya seperti menjadi petualang yang terasa melelahkan saat mendaki gunung, tetapi akan mendapatkan kepuasan tersendiri saat telah mencapai puncak.
“Hal ini sama dengan proses publikasi ilmiah, melakukan riset, mempersiapkan tulisan untuk di-publish di jurnal ilmiah dan memperjuangkannya agar lolos dalam proses reviu. Hal ini merupakan proses yang melelahkan dalam pencapaian suatu riset berkualitas yang layak terbit di jurnal-jurnal ilmiah bereputasi tinggi. Dan saya telah membuktikan, bahwa walaupun sulit namun tetap bisa dilakukan, bahkan bisa konsisten dilakukan,” papar Bang Idham.
Lihat Juga :