27.952 Mahasiswa Lolos MSIB, Magang dan Studi di Perusahaan Bonafide

Rabu, 24 Agustus 2022 - 09:15 WIB
loading...
27.952 Mahasiswa Lolos MSIB, Magang dan Studi di Perusahaan Bonafide
Sebanyak 27.952 mahasiswa dari 648 kampus berhasil lolos MSIB angkatan 3. Foto/Ilustrasi/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Sebanyak 27.952 mahasiswa dari 648 kampus berhasil lolos berbagai tahapan seleksi Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) angkatan 3. Sejak terbitnya pengumuman per tanggal 15 Agustus 2022 lalu, selanjutnya para mahasiswa ini berhak untuk menjalani program di 216 mitra perusahaan dan organisasi kelas dunia terpilih serta kredibel.

Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi (APTV) Kemendikbudristek Beny Bandanadjaya berharap peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya. “Jadikan program ini sebagai pengalaman berharga yang tidak kalian temui di bangku perkuliahan. Fokus pada skills yang akan kalian dapatkan untuk bekal ketika kalian masuk ke dunia karir nantinya,” ucap Benny, dikutip dari laman Kemendikbudristek, Rabu (24/8/2022).

Baca juga: ITB Mulai Jalani Kuliah Luring untuk Asah Soft Skill Mahasiswa

Beny juga berpesan kepada mahasiswa angkatan 3 untuk mengikuti program dengan penuh semangat guna mencari ilmu sebanyak-banyaknya dari mentor dan teman-teman baru yang ditemui. Pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperoleh selama pembelajaran di luar kampus lewat program MSIB diharapkan dapat terus dikembangkan dan ditularkan kepada rekan mahasiswa lainnya.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari jumlah pendaftar angkatan 3 yang terus meningkat dibandingkan angkatan sebelumnya. Hal ini selaras dengan laporan penyelenggaraan MSIB angkatan 2, di mana sebanyak 89,8 persen mahasiswa yang telah menyelesaikan program menyampaikan testimoni bahwa MSIB terbukti dapat meningkatkan pengetahuan kerja mereka.

Baca juga: Mahasiswa UB Gagas Greeny Maternity Pads Guna Pemulihan Luka Pasca Bersalin

Sri Gunani Partiwi selaku Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan mengungkapkan, di era perkembangan industri 4.0 banyak pekerjaan yang tergantikan dengan mesin maupun digital, namun banyak pekerjaan baru yang muncul sehingga perlu adanya persiapan untuk menghadapi perubahan yang begitu cepat. "Kami ingin mempersiapkan para mahasiswa dengan keahlian-keahlian yang dibutuhkan nantinya melalui program MSIB ini," tambahnya.

Program MSIB membuka kesempatan bagi mahasiswa jenjang strata satu (S1) maupun diploma dari perguruan tinggi mana pun di bawah naungan Kemendikbudristek untuk mendapatkan pengalaman kerja di lingkungan profesional yang sesungguhnya. Mahasiswa peserta program MSIB nantinya akan siap menapaki dunia kerja selepas kuliah.

Selain itu, mereka juga akan mendapat pendampingan dari mentor profesional sehingga ilmu yang didapat berasal langsung dari para praktisi. Lebih lanjut, mahasiswa akan mengerjakan proyek nyata di mana proyek ini dikerjakan secara berkelompok selama satu semester.
(nnz)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1549 seconds (10.101#12.26)