Kemendikbudristek Beri Santunan kepada Keluarga Siswa Korban Kecelakaan Bekasi
Sabtu, 03 September 2022 - 09:05 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut disampaikan Hasbi, Kemendikbudristek telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi agar peserta didik dapat belajar kembali dengan normal, dengan situasi batin/psikologis yang siap untuk belajar.
Hasbi mengimbau kepala sekolah, guru, dan semua pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. “Jika memang memungkinkan, sekolah dapat mengatur waktu dan tempat penjemputan orang tua, agar aman untuk semuannya. Misalnya dengan menyediakan tempat penjemputan di dalam pagar sekolah,” imbau Hasbi.
Selain itu, lanjut Hasbi, evaluasi terhadap jajanan sehat di sekolah juga perlu dilakukan. Menurutnya, sekolah dapat bekerja sama dengan para pedagang yang biasa berjualan di sekitar sekolah dan melakukan pembinaan kantin serta jajanan sehat guna mengontrol kandungan gizi seimbang yang dikonsumsi anak-anak. “Jika para pedagang diberikan pembinaan dan diajak kerja sama, mereka dapat berjualan di dalam lingkungan sekolah, sehingga dari segi tempat juga aman bagi anak-anak kita karena tidak di pinggir jalan raya,” jelasnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Inayatullah menjelaskan beberapa hal yang telah dilakukannya pascakejadian. "Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian untuk melakukan evaluasi terkait lokasi sekolah di Bekasi yang berdekatan langsung dengan jalan. Selain itu, kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi untuk mendatangkan psikolog dan memberikan penyuluhan dalam menangani trauma,” ujar Inayatullah.
Baca juga: Gandeng LPDP, Kemenag Siapkan 10.000 Kuota Pendidikan Profesi Guru PAI dan Umum
Dari hasil penyuluhan yang telah dilakukan sejak pascakejadian, rekomendasi para psikolog adalah memperpanjang masa pemulihan selama dua hari dengan pembelajaran jarak jauh dari rumah, yaitu mulai tanggal 5-6 September 2022 dan pembelajaran secara luring aktif kembali mulai tanggal 7 September 2022. Sebelumnya, dikatakan Kepala Disdik Kota Bekasi bahwa pembelajaran di SDN Kota Baru II dan III Bekasi dilakukan secara daring dari rumah selama tiga hari (1-3 September 2022) pascamusibah.
Hasbi mengimbau kepala sekolah, guru, dan semua pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. “Jika memang memungkinkan, sekolah dapat mengatur waktu dan tempat penjemputan orang tua, agar aman untuk semuannya. Misalnya dengan menyediakan tempat penjemputan di dalam pagar sekolah,” imbau Hasbi.
Selain itu, lanjut Hasbi, evaluasi terhadap jajanan sehat di sekolah juga perlu dilakukan. Menurutnya, sekolah dapat bekerja sama dengan para pedagang yang biasa berjualan di sekitar sekolah dan melakukan pembinaan kantin serta jajanan sehat guna mengontrol kandungan gizi seimbang yang dikonsumsi anak-anak. “Jika para pedagang diberikan pembinaan dan diajak kerja sama, mereka dapat berjualan di dalam lingkungan sekolah, sehingga dari segi tempat juga aman bagi anak-anak kita karena tidak di pinggir jalan raya,” jelasnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Inayatullah menjelaskan beberapa hal yang telah dilakukannya pascakejadian. "Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian untuk melakukan evaluasi terkait lokasi sekolah di Bekasi yang berdekatan langsung dengan jalan. Selain itu, kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi untuk mendatangkan psikolog dan memberikan penyuluhan dalam menangani trauma,” ujar Inayatullah.
Baca juga: Gandeng LPDP, Kemenag Siapkan 10.000 Kuota Pendidikan Profesi Guru PAI dan Umum
Dari hasil penyuluhan yang telah dilakukan sejak pascakejadian, rekomendasi para psikolog adalah memperpanjang masa pemulihan selama dua hari dengan pembelajaran jarak jauh dari rumah, yaitu mulai tanggal 5-6 September 2022 dan pembelajaran secara luring aktif kembali mulai tanggal 7 September 2022. Sebelumnya, dikatakan Kepala Disdik Kota Bekasi bahwa pembelajaran di SDN Kota Baru II dan III Bekasi dilakukan secara daring dari rumah selama tiga hari (1-3 September 2022) pascamusibah.
Lihat Juga :