Inovasi Mahasiswa UGM, Biogas Portabel Ubah Sampah Jadi Energi Alternatif
Kamis, 15 September 2022 - 06:15 WIB
loading...
Mahasiswa UGM mengembangkan biogas portabel sampah organik rumah tangga. Foto/Dok/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Menurut riset, sampah organik nyatanya menyumbang porsi terbesar sebanyak 60% total sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun, di tangan mahasiswa UGM , sampah yang semula menjadi momok mengerikan kini dapat dimanfaatkan menjadi energi baru terbarukan yang ramah lingkungan.
Sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi bernama Household Organic Waste Management, biogas portabel yang mampu merubah sampah organik dari setiap rumah tangga menjadi sumber energi alternatif bahan bakar masak.
Baca juga: PKKMB ITB-AD, Wujudkan Generasi Socio Technopreneur
“Inovasi ini tidak hanya lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat, namun kami juga merancang biogas ini seportabel mungkin agar masyarakat mudah dalam menggunakannya,” ujar Muhammad Fajar Nur Ahadi, salah satu anggota tim pengembang, dikutip dari laman UGM, Kamis (15/9/2022).
Mahasiswa Fakultas Peternakan UGM ini mengembangkan produk biogas portabel bersama empat mahasiswa lainnya, yaitu Fariz Jordan Fadillah (Peternakan), Toyip Huda Yuniawan (Teknik), Nursifa Maulidini Rahma Pratiwi (Sekolah Vokasi), dan Iqbal Wahdan Salsabil (Peternakan), dengan Viagian Pastawan selaku dosen pembimbing.
Sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi bernama Household Organic Waste Management, biogas portabel yang mampu merubah sampah organik dari setiap rumah tangga menjadi sumber energi alternatif bahan bakar masak.
Baca juga: PKKMB ITB-AD, Wujudkan Generasi Socio Technopreneur
“Inovasi ini tidak hanya lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat, namun kami juga merancang biogas ini seportabel mungkin agar masyarakat mudah dalam menggunakannya,” ujar Muhammad Fajar Nur Ahadi, salah satu anggota tim pengembang, dikutip dari laman UGM, Kamis (15/9/2022).
Mahasiswa Fakultas Peternakan UGM ini mengembangkan produk biogas portabel bersama empat mahasiswa lainnya, yaitu Fariz Jordan Fadillah (Peternakan), Toyip Huda Yuniawan (Teknik), Nursifa Maulidini Rahma Pratiwi (Sekolah Vokasi), dan Iqbal Wahdan Salsabil (Peternakan), dengan Viagian Pastawan selaku dosen pembimbing.
Lihat Juga :