ITS Bantu Kelola Keanekaragaman Bambu Berbasis QR Code

Senin, 19 September 2022 - 14:09 WIB
loading...
A A A
Setelah dilakukan observasi dan penelitian, tim membuat inventarisasi berupa data bambu yang terdiri dari karakteristik morfologi, nama ilmiah, kegunaan, dan status konservasi bambu. “Selanjutnya, data tersebut akan ditautkan pada website penyedia informasi, kemudian diintegrasikan dengan sistem informasi inventarisasi bambu,” jelas mahasiswa Departemen Biologi tersebut.

Baca juga: Mengenal Sejarah Berdirinya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Nantinya, sistem informasi inventarisasi bambu akan dimanfaatkan oleh pengelola wisata dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengelola data bambu yang mereka miliki. Selain itu, sistem informasi juga dapat digunakan oleh pengunjung yang ingin mengetahui dan belajar tentang jenis-jenis bambu di arboretum Boonpring. “Setiap jenis bambu akan dipasang papan yang berisi jenis bambu dan QR Code yang berisi informasi detail bambu tersebut,” terangnya.

Tim KKN Abmas ini beranggotakan 19 orang yang terdiri dari 15 mahasiswa Departemen Biologi dan 4 mahasiswa Departemen Teknik Informatika. Saat ini, tim KKN Abmas ini sedang dalam proses pengerjaan tahap akhir, yaitu integrasi QR Code dengan database. “Targetnya, tahap akhir akan selesai pada September ini sehingga sosialisasi sistem informasi bisa segera dilakukan kepada pengelola wisata,” imbuh Ari.

Melalui sistem informasi ini, Ari mewakili tim KKN Abmas ITS tersebut berharap bisa memfasilitasi semua orang baik wisatawan, peneliti, maupun warga lokal yang membutuhkan informasi seputar pohon bambu. “Kita juga berharap masyarakat lokal bisa memanfaatkan teknologi informasi ini untuk menaikkan perekonomian warga sekitar,” pungkasnya penuh harap.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
2.468 Peserta SNBT 2026...
2.468 Peserta SNBT 2026 Diterima di ITS, Cek Jadwal Daftar Ulangnya
PTN Favorit dengan Pendaftar...
PTN Favorit dengan Pendaftar UTBK SNBT Terbanyak 3 Tahun Terakhir
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Jadi Sekolah Unggulan,...
Jadi Sekolah Unggulan, SMA Al Hikmah Surabaya Bangun Pembelajaran Berbasis Riset-Karakter
Rekomendasi
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved