Canberra Institute of Technology Siap Partisipasi dalam Program IISMAVO
Senin, 26 September 2022 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Kedatangan Atdikbud Najib di kampus CIT diterima oleh tim CIT yang terdiri dari Catherine Ng selaku General Manager dan Fiona Broers selaku kepala international student operation.
Dalam kesempatan tersebut Atdikbud juga mempresentasikan program Indonesian International Student Mobility Awards edisi Vokasi (IISMAVO).
“program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa vokasi di Indonesia untuk belajar dan merasakan pengalaman di lingkungan industri di luar negeri," terang Najib dalam keterangan pers, Senin (26/9/2022).
"Dalam program ini, mahasiswa terpilih diberi beasiswa oleh pemerintah untuk studi di luar negeri selama satu semester,” tambahnya.
Adapun alasan Atdikbud mengajak CIT berpartisipasi dalam IISMAVO karena CIT dinilai memiliki hubungan yang dekat dengan industri dan berpengalaman dalam mengelola mahasiswa internasional.
“Hubungan yang kuat antara CIT dengan industri memudahkan mahasiswa vokasi Indonesia yang dikirim ke CIT untuk mendapatkan penempatan magang di Industri. Selain itu, setiap tahunnya CIT menerima tidak kurang dari 500 mahasiswa internasional, sehingga mereka sudah terbiasa dalam mengelola mahasiswa internasional,” jelas Najib.
Atdikbud juga menjelaskan bahwa program IISMAVO saat ini sudah berjalan untuk tahun pertama dan sudah ada mahasiswa yang dikirim ke Australia.
Dalam kesempatan tersebut Atdikbud juga mempresentasikan program Indonesian International Student Mobility Awards edisi Vokasi (IISMAVO).
“program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa vokasi di Indonesia untuk belajar dan merasakan pengalaman di lingkungan industri di luar negeri," terang Najib dalam keterangan pers, Senin (26/9/2022).
"Dalam program ini, mahasiswa terpilih diberi beasiswa oleh pemerintah untuk studi di luar negeri selama satu semester,” tambahnya.
Adapun alasan Atdikbud mengajak CIT berpartisipasi dalam IISMAVO karena CIT dinilai memiliki hubungan yang dekat dengan industri dan berpengalaman dalam mengelola mahasiswa internasional.
“Hubungan yang kuat antara CIT dengan industri memudahkan mahasiswa vokasi Indonesia yang dikirim ke CIT untuk mendapatkan penempatan magang di Industri. Selain itu, setiap tahunnya CIT menerima tidak kurang dari 500 mahasiswa internasional, sehingga mereka sudah terbiasa dalam mengelola mahasiswa internasional,” jelas Najib.
Atdikbud juga menjelaskan bahwa program IISMAVO saat ini sudah berjalan untuk tahun pertama dan sudah ada mahasiswa yang dikirim ke Australia.
Lihat Juga :