Ini Bedanya TOEFL, IELTS, dan TOEIC untuk Kamu yang Ingin Studi ke Luar Negeri

Kamis, 20 Oktober 2022 - 14:08 WIB
loading...
Ini Bedanya TOEFL, IELTS,...
Perbedaan TOEFL, IELTS, dan TOEIC untuk kamu yang ingin studi ke luar negeri. Foto/Shutterstock.
A A A
JAKARTA - TOEFL, IELTS, dan TOEIC merupakan sertifikasi kemampuan ber bahasa Inggris yang biasanya diminta jika kalian ingin lanjut kuliah di luar negeri . Meski sama-sama tes kompetensi berbahasa Inggris namun ada perbedaan di antara ketiganya.

Untuk apa skor yang diperoleh dari tes kemampuan berbahasa Inggris itu untuk keperluan kuliah? Adanya sertifikasi itu adalah untuk membuktikan kalian mampu untuk menerima dengan baik materi kuliah yang dipelajari nanti.

Dikutip dari laman Schoters, berikut ini perbedaan TOEFL, IELTS, dan TOEIC yang penting diketahui bagi kalian yang ingin studi ke luar negeri.

Pengertian

TOEFL

Tes kemampuan berbahasa Inggris yang biasanya sertifikatnya digunakan untuk mencari beasiswa, masuk ke perguruan tinggi, atau masuk lembaga pemerintah. TOEFL memiliki empat bagian yaitu Reading, Listening, Writing, dan Speaking.

Baca juga: Ingin Tembus Ketatnya Seleksi Masuk Universitas Terbaik di AS dan Inggris, Ini Strateginya

IELTS

Tes kemampuan berbahasa Inggris yang gunanya lebih luas dari TOEFL. Sertifikat tes ini bisa digunakan untuk keperluan pendidikan seperti mencari beasiswa atau masuk perguruan tinggi. Selain itu, bisa juga digunakan untuk pembuatan visa kerja hingga perpindahan kewarganegaraan. IELTS terdiri dari empat bagian yaitu Reading, Listening, Writing, dan Speaking.

TOEIC

TOEIC terdiri dari dua jenis yaitu TOEIC Listening Reading dan TOEIC Speaking Writing. TOEIC Listening Writing untuk mengukur kemampuan seseorang dalam mendengarkan dan membaca teks berbahasa Inggris. Sementara TOEIC Speaking Writing untuk mengukur kemampuan berbicara dan menulis menggunakan Bahasa Inggris.

Masa Berlaku dan Tempat Berlakunya

Masa berlaku sertifikat TOEFL, IELTS, dan TOEIC adalah selama dua tahun. Sertifikat ketiganya diakui di seluruh dunia.

Biaya, Cara Mendaftar, Bahasa Inggris yang Digunakan, dan Aksen

TOEFL

- Biaya: Sekitar Rp3,4 juta
- Cara mendaftar: Pendaftaran bisa dilakukan secara online dengan membuat akun terlebih dahulu. Kemudian, akan muncul pilihan tanggal dan lokasi tes yang dapat kamu pilih. Cek informasi selengkapnya pada website www.ets.org.
- Bahasa Inggris yang digunakan: Tes TOEFL menggunakan Bahasa Inggris Amerika
- Aksen: Amerika

IELTS

- Biaya: Biaya sekitar Rp3,25 juta.
- Cara mendaftar: Pendaftaran dapat dilakukan secara online dengan membuat akun terlebih dahulu. Setelah itu, akan muncul tampilan tanggal tes dan lokasi tes yang bisa dipilih. Informasi lebih lengkap bisa kamu temukan pada website www.ialf.edu
- Bahasa Inggris yang digunakan: Tes IELTS menggunakan Bahasa Inggris British
- Aksen: Beragam seperti aksen UK, Amerika, Kanada, Australia

TOEIC

Biaya: Biaya sekitar Rp700 ribu (untuk TOEIC Listening Reading) dan sekitar Rp1,5 juta (untuk TOEIC Speaking Writing)
- Cara mendaftar: Pendaftaran secara online dengan membuat akun di www.ets.org. Setelah itu, kamu dapat memilih tanggal lokasi tes yang muncul setelah melakukan pendaftaran.
- Bahasa Inggris yang digunakan: Tes TOEIC menggunakan Bahasa Inggris Amerika
- Aksen: Beragam seperti aksen Amerika, Bristih, Austrlia, dan Kanada.

Baca juga: Mahasiswa UGM Ikut KKN PPM, Berapa SKS yang Didapat?

Sistem Penilaian dan Jenis Soal TOEFL, IELTS, dan TOEIC

TOEFL

- Sistem Penilaian: Rentang nilai adalah 0-120. Masing-masing bagian (Reading, Listening, Writing, dan Speaking) memiliki nilai maksimal 30. Skor masing-masing bagian selanjutnya akan diakumulasikan menjadi skor keseluruhan.
- Soal Reading dan Listening: Pilihan ganda
- Soal Speaking: Berbicara dengan komputer
- Soal Writing: Menulis dua esai. Pada esai 1, peserta tes harus membaca membaca teks yang berisi penjelasan singkat mengenai topik tertentu kemudian menuliskan pendapatnya mengenai topik yang telah dijelaskan. Pada esai 2, peserta diminta menuliskan masalah-masalah tertentu.

IELTS

- Sistem Penilaian: Rentang skor tes IELTS adalah 0-9 untuk masing-masing bagian (Reading, Listening, Writing, dan Speaking). Skor dari keempat bagian akan dijumlahkan dan dibagi empat untuk mencapai skor akhir. Skor akhir memiliki rentang 0-9.
- Soal Reading: Bentuk soal beragam bisa berupa isian atau pilihan ganda (tetapi sangat jarang). Umumnya peserta tes diminta menentukan ide pikiran setiap paragraf.
- Soal Listening: Berupa isian singkat. Terkadang berupa pilihan ganda tetapi jumlahnya sedikit.
- Soal Speaking: Berbicara dengan komputer
- Soal Writing: Menulis 2 esai. Pada esai 1, peserta tes harus menjelaskan tabel atau grafik yang disajikan. Pada esai 2, peserta tes harus mengutarakan dan menjelaskan pendapatkan akan suatu permasalahan.

TOEIC

- Sistem Penilaian: Rentang nilai tes TOEIC Listening Reading adalah 10-990 (berasal dari akumulasi skor Listening (5-495) dan Reading(5-495)). Sementara nilai tes TOEIC Speaking Writing adalah 0-400 (dari akumulasi skor Speaking (0-200) dan Writing (0-200)).
- Soal Reading dan Listening: Pilihan Ganda
- Soal Speaking: Berbicara dengan komputer
- Soal Writing: Pertama, peserta diminta menulis kalimat berdasarkan gambar yang dilihat. Kedua, menuliskan jawaban dari soal yang dikirimkan ke email peserta. Ketiga, menulis esai berisi opini tentang suatu topik yang disediakan pihak penyelenggara tes.

Nah demikian tadi informasi mengenai perbedaan TOEFL, IELTS, dan TOEIC. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Pendaftaran 3 Beasiswa...
Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Universitas Mercu Buana...
Universitas Mercu Buana Buka Pendaftaran Beasiswa SNBT 2026 untuk Calon Mahasiswa Baru
Kisah Pritta, 19 Kali...
Kisah Pritta, 19 Kali Gagal Beasiswa hingga Lolos LPDP ke London Kini Mengabdi untuk Anak Indonesia
Beasiswa Garuda 2026...
Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II Resmi Dibuka, Kuliah S1 Gratis di Kampus Terbaik Dunia
BCA Buka Pendaftaran...
BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI Tahun Ajaran 2027
BPDP Buka Pendaftaran...
BPDP Buka Pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Rekomendasi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Berita Terkini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved