Minat Baca Tulis Siswa Mulai Pudar, Jabar Gandeng Budayawan hingga Praktisi Literasi

Minggu, 06 November 2022 - 07:21 WIB
loading...
Minat Baca Tulis Siswa...
Kegiatan talkshow menghadirkan budaya lokal hingga praktisi literasi yang rutin digelar SMAN 1 Maja, Majalengka. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
MAJALENGKA - Dinas Pendidikan ( Disdik ) Provinsi Jawa Barat terus berupaya menumbuhkan minat baca dan tulis di kalangan siswa SMA/SMK/SLB di Jabar yang kini berangsur pudar.

Salah satu upaya yang dilakukan, yakni menggandeng budayawan lokal hingga praktisi literasi. Kolaborasi yang digagas Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah IX Jabar tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kembali budaya literasi siswa di tengah gempuran media sosial (medsos) yang banyak menghadirkan konten-konten visual.

Baca juga: Madrasah Raih 28 Penghargaan Lomba Karya Ilmiah Remaja dan NYIA BRIN 2022, Ini Daftarnya

Kepala Kantor Cadisdik Wilayah IX Jabar, Dewi Nurhulaela mengatakan, budaya membaca dan menulis di kalangan siswa cenderung terkikis di tengah era digital saat ini. Padahal, budaya literasi sangat erat kaitannya dengan pelajar yang dituntut membaca, menulis, hingga mendengar untuk mengembangkan wawasan.

Namun, seiring kemajuan teknologi, hal yang bersifat visual kini lebih digandrungi dibandingkan membaca atau menulis. Berkaca dari fenomena tersebut, maka pihaknya melibatkan budayawan lokal yang dan praktisi literasi untuk menumbuhkan semangat literasi peserta didik.

Dewi menjelaskan, tujuan menggandeng budayawan maupun praktisi literasi tersebut agar lingkungan pendidikan menjadi basis strategis untuk mengembangkan budaya membaca dan menulis, seperti yang telah dilaksanakan SMAN 1 Maja, Kabupaten Majalengka.

Baca juga: 5 Tips Jitu Lolos Beasiswa ke Luar Negeri dengan IPK 2 Koma

"Karena budayawan itu memiliki ciri dan karakter saat mengekspresikan ide dan gagasannya. Ini nilai jualnya, sehingga siswa tidak jenuh serta bosan dalam menerima penyampaian materinya," jelas Dewi, Jumat (4/11/2022).

Bahkan, lanjut Dewi, SMAN 1 Maja kini menjadi sekolah pilot project dalam upaya mengobarkan semangat literasi. Pihaknya berharap, program serupa dapat diikuti sekolah lainnya.

"Kita harapkan nantinya pola dan strategi semacam ini dapat ditiru dan diikuti oleh sekolah lainnya karena selain di SMAN 1 Maja ini beberapa sekolah lainnya juga memiliki program gerakan literasi di sekolah," katanya.

Dalam program literasi tersebut, lanjut Dewi, peserta didik mengikuti sejumlah kegiatan secara berkala. Peserta didik mulai kelas X hingga XII memiliki forum sekaligus menjadi agen untuk menularkan semangat literasi kepada rekan-rekannya di sekolah.

Adapun program literasi yang digulirkan meliputi harian, mingguan, bulanan, dan semesteran. Untuk program harian, peserta didik membaca buku-buku 15 menit sebelum pelajaran dimulai dan menjadwalkan kegiatan literasi bagi setiap kelas di Pojok Literasi.

"Program mingguan, menjadwalkan kegiatan literasi bagi setiap kelas di lapangan secara massal. Sedangkan Program bulanan mengadakan kegiatan membaca buku di dalam kelas masing-masing dan menuliskannya dalam pohon literasi," paparnya.

"Nah untuk program semesteran, mengadakan lomba membuat pohon literasi antar kelas, mengadakan kegiatan bedah buku atau talk show dengan menampilkan nara sumber penulis dan sekaligus budayawan lokal," Sambung Dewi.

Dengan hadirnya program tersebut, tambah Dewi, kini banyak peserta didik yang mulai mengobarkan semangat literasi. Bahkan, sejumlah karya pun hadir, seperti majalah dengan nama "Jejak" dan "Dingdong Magazine" yang mengupas seluk beluk Majalengka dimana semua karya tulis yang dimuat hasil karya peserta didik.

"Seiring berjalannya waktu dan terus belajar, saya yakin pasti karya-karya kedepan akan semakin jauh lebih baik dan bermanfaat," harap Dewi.

Budayawan sekaligus penulis asal Majalengka, Oom Somara de Uci menuturkan banyak manfaat yang diperoleh melalui membaca dan menulis. Dengan gelar membaca, maka wawasan dan pengetahuan akan semakin luas.

"Menulis juga akan membuat ilmu pengetahuan kita semakin bertambah, karena orang menulis pasti rajin membaca. Oleh karena itu, mari kita tumbuhkan budaya membaca dan menulis dinkalangan pelajar dan itu mutlak dilakukan tanpa alasan apapun," katanya.

Sementara itu, Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi mengatakan, peserta didik sebagai generasi penerus bangsa tidak hanya dituntut pintar dalam bidang pelajaran. Di sisi lain, diperlukan kemampuan berpikir kritis guna membantu dalam mengambil keputusan.

"Agar terwujudnya sebuah bangsa yang maju, maka secara historis itu harus didukung dengan tingkat literasi yang tinggi. Itu merupakan salah satu faktornya. Karena melalui semangat literasi itu dapat mengasah kemampuan dalam menangkap dan memahami informasi," kata Dedi.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Hadir...
MNC University Hadir di GoodBye Fest 2026 SMKN 1 Cileungsi, Hadirkan Edukasi Interaktif bagi Generasi Muda
MNC University Dukung...
MNC University Dukung SCORENCE 5.0, Perkuat Kepemimpinan dan Wawasan Pelajar Se-Jabodetabek
Jam Belajar di Jakarta...
Jam Belajar di Jakarta selama Ramadan Disesuaikan, Paling Lambat Pulang Pukul 14.00 WIB
Assembly Kelas 4 SD...
Assembly Kelas 4 SD Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru Angkat Tema Buku Ajaib Kebudayaan Indonesia
Mendikdasmen Ajak Pelajar...
Mendikdasmen Ajak Pelajar Wujudkan Nilai Kepahlawanan Lewat Prestasi
3 Manfaat Membacakan...
3 Manfaat Membacakan Buku untuk Anak: Asah Kemampuan Komunikasi, Emosi, dan Imajinasi
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Ratusan Pelajar dan...
Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Antusias Ikuti Istana untuk Anak Sekolah
Rekomendasi
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 6: Konflik Memuncak! Jaka Jual Aset Mertua, Rumah Tangga Mila di Ujung Tanduk
Bukan Gelora E, Bukan...
Bukan Gelora E, Bukan Seres: E5 Plus Jadi Taruhan Terbesar DFSK Sepanjang Sejarah
Berita Terkini
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
MPLS 2026 Hadir dengan...
MPLS 2026 Hadir dengan Aturan Baru, Simak 5 Perubahan Utamanya
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved