Mengenal Program Fast Track Sarjana ke Magister di UGM

Senin, 14 November 2022 - 16:11 WIB
loading...
Mengenal Program Fast...
Mengenal program Fast Track Sarjana ke Magister yang dibuka di UGM. Foto/Dok/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Universitas Gadjah Mada ( UGM ) memiliki program Fast Track Sarjana ke Magister. Program ini memungkinkan mahasiswa menyelesaikan studi S1 dan S2 sekaligus dalam waktu 5 tahun.

Program ini terbuka untuk seluruh mahasiswa UGM namun ada persyaratan spesifik yang berlaku dan ditentukan oleh program studi. UGM membuka program fast track ini di antaranya di Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, dan Fakultas Geografi.

Dikutip dari laman Fakultas Geografi UGM, Program Fast Track dirancang untuk memfasilitasi mahasiswa sarjana yang memiliki kemampuan akademik, motivasi studi lanjut, engagement riset dan publikasi, serta komitmen penyelesaian studi tepat waktu yang tinggi.

Bagi mahasiswa sarjana pada semester tujuh atau delapan yang sedang melaksanakan penelitian tugas akhir (skripsi) dapat mengikuti pembelajaran secara beririsan pada program magister.

Baca juga: 8 Jurusan Kuliah yang Cocok Untuk Para Penyuka Kimia

Nantinya, mahasiswa yang ingin ikut program ini terlebih dulu menjalani seleksi ketat dan tim seleksi yang dibentuk kampus. Lalu untuk menjamin keberhasilannya, mahasiswa akan dimonitor studinya juga secara ketat.

Mahasiswa program Fast Track juga harus membuat topik riset yang linier antara topik skripsi sarjana dan tesis magister dan dipandu oleh dosen pembimbing yang sama atau sebidang.

Program ini dirancang UGM untuk magister by research. Mahasiswa program Fast Track ditarget dapat lulus magister dalam kurun waktu tiga semester. Mahasiswa juga akan berkesempatan memublikasikan publikasi pada jurnal atau seminar internasional bereputasi.

Program Fast Track memiliki tiga tujuan penting, yakni:

1. Memfasilitasi mahasiswa sarjana yang unggul dibidang akademik dan Bahasa Inggris, serta memiliki motivasi tinggi untuk melanjutkan ke Program Magister
2. Meningkatkan jumlah mahasiswa unggul di Program Magister
3. Meningkatkan motivasi riset dan publikasi ilmiah.

Baca juga: Tertarik Bekerja di BIN? Ini Program Studi yang Tersedia di STIN

Bagi kalian yang tertarik ikut program Fast Track di UGM, berikut ini persyaratan umumnya.

1. Mahasiswa program sarjana tercatat aktif pada semester 6 atau 7.
2. Memiliki IPK lebih besar atau sama dengan 3,25 pada saat mendaftar
3. Telah memperoleh minimal 100 sks pada 5 semester pertama.
4. Kemampuan Bahasa Inggris: nilai minimal ITP-PBT TOEFL 450, iBT TOEFL 45, IELTS 5.0, Duolingo 75, AcEPT UGM 209, sertifikat/bukti pertukaran pelajar, atau sertifikat summer course, berlaku 2 tahun.
5. Nilai Test Potensi Akademik (TPA) minimal 450, berlaku 2 tahun.
TPA dapat dilakukan di PAPs UGM
TPA BAPPENAS
atau PLTI
6. Surat pernyataan kesanggupan mahasiswa mengikuti Program Fast Track.
7. Surat pernyataan kesanggupan orang tua/ penanggung biaya.
8. Surat pernyataan kesanggupan pembimbing skripsi dan tesis.
9. Surat rekomendasi dari Dosen Pembimbing Akademik dan Ketua Program Studi Sarjana, diketahui oleh Ketua Departemen.
10. Rencana pengembangan riset skripsi ke tesis.
11. Topik riset tesis harus linear dengan riset skripsi, pembimbing direkomendasikan sama atau dari KBK/ kelompok bidang riset yang sama (jabatan akademik dan kualifikasi pendidikan pembimbing tesis minimal Lektor - Doktor).

Masih dari laman Fakultas Geografi UGM, berikut ini ketentuan akademik khususnya.

1. Mahasiswa Program Fast Track wajib menyelesaikan studi Program Sarjana (yudisium) maksimal pada semester 8 atau semester 1 Program Fast Track.
2. Jika mahasiswa tidak dapat menyelesaikan studi Program Sarjana sesuai ketentuan pada poin 1, maka status sebagai mahasiswa Program Fast Track dinyatakan gugur dan wajib mengembalikan UKT beasiswa dari Fakultas.
3. Mahasiswa Program Fast Track tidak diperkenankan mengambil cuti akademik.
4. Mahasiswa Program Fast Track wajib menjadi asisten (akademik atau non-akademik) selama 2 semester terakhir Program Fast Track sesuai dengan penugasan dari departemen asal mahasiswa. Dengan catatan tidak mengganggu kemajuan studi mahasiswa.
5. Jika mahasiswa Program Fast Track tidak dapat menyelesaikan Program Magister dalam 3 (tiga) semester, maka mahasiswa masuk program magister by research reguler dan wajib mengganti beasiswa UKT pada semester 1 (satu).
6. Jika mahasiswa Program Fast Track mengundurkan diri, maka mahasiswa wajib mengganti beasiswa UKT pada semester 1 (satu).
7. Jika mahasiswa diterima Program Fast Track di prodi atau minat magister yang dipilih, tidak bisa pindah ke prodi atau minat magister yang lain.

Program Fast Track UGM dibuka pada semester gasal dan genap. Untuk semester gasal pendaftaran dibuka sekitar bulan Maret untuk gelombang 1 dan bulan Mei untuk pendaftaran gelombang 2.

Kemudian untuk semester genap, program Fast Track UGM dibuka sekitar bulan Oktober untuk gelombang pertama. Dan bulan Desember untuk gelombang kedua di pendaftaran pada semester genap.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Cerita Djoko Slamet...
Cerita Djoko Slamet Pudjorahardjo, Peneliti yang Lulus S2 Teknik Fisika UGM di Usia 68 Tahun
Beasiswa Indonesia Bangkit...
Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Buka Program Magister Lanjut Doktor, Kuliah S2 hingga S3 Jalur Cepat
Kisah Launa Silky, Wisudawan...
Kisah Launa Silky, Wisudawan Terbaik Magister Unpad dengan Deretan Publikasi Jurnal Q1
Santri Bisa Raih Gelar...
Santri Bisa Raih Gelar Magister dalam 4 Tahun, Cek Beasiswa Ini
Dana KJMU Sudah Cair,...
Dana KJMU Sudah Cair, 15.825 Mahasiswa Jakarta Terima Bantuan Rp9 Juta per Semester
Dewi Perssik Kuliah...
Dewi Perssik Kuliah Jurusan Psikologi Pakai Cadar, Identitasnya Terbongkar dari Suara
Dewi Perssik Kuliah...
Dewi Perssik Kuliah Psikologi demi Anak dan Sembuhkan Luka Masa Lalu
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Rekomendasi
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Berita Terkini
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
Dua Dekade Fakultas...
Dua Dekade Fakultas Psikologi Universitas Pancasila Menenun Inklusi dan Jiwa Olahraga
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved