Kisah Sukses Penerima Beasiswa PMDSU, Jadi Dosen Sambil Berwirausaha
Sabtu, 26 November 2022 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
Berkat PMDSU
Usaha dan kerja keras Muhsinin untuk dapat menggapai impiannya menjadi seorang akademisi atau peneliti, yang bahkan kini ia telah menjadi seorang entrepreneur produk hasil penelitiannya sendiri, itu berawal dari keikutsertaannya dalam program beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Lelaki kelahiran Labuapi, 10 Desember 1960 tersebut mengungkapkan ketertarikannya terhadap program beasiswa PMDSU ketika mendapat informasi dari dosen pembimbing skripsi di Universitas Mataram. Ia lalu menggali lebih jauh mengenai program beasiswa yang sebelumnya bernama Program Doktor untuk Sarjana Unggul (PDSU) tersebut.
Baca juga: 25 Mahasiswa Berprestasi Asal Kampus Terbaik Dapat Beasiswa dari Yayasan Korindo
“Di website menginformasikan deskripsi tentang beasiswa dari S2 langsung ke S3. Hal tersebut membuat saya tertarik, di samping persyaratan mendaftar beasiswa PMDSU sudah cukup, seperti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), ijazah, transkrip nilai, rekomendasi dari kampus, dan Toefl,” katanya.
Muhsinin memilih program studi Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan; minor Ilmu Pemuliaan dan Genetika Ternak, di Fakultas Peternakan, IPB University. Program studi itu dipilih karena linier dengan program studi S1 yang diambilnya, yaitu Ilmu Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Mataram.
Muhsinin mengaku mendapatkan banyak sekali pelajaran berharga selama menjadi penerima beasiswa PMDSU, antara lain pengembangan kepemimpinan hingga memperluas jejaring (networking) dengan berbagai lembaga riset. Selain itu, menurutnya, yang paling berharga dan tak terlupakan adalah pengalaman saat berkesempatan mengikuti program Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI) di Bonn University di Jerman.
Usaha dan kerja keras Muhsinin untuk dapat menggapai impiannya menjadi seorang akademisi atau peneliti, yang bahkan kini ia telah menjadi seorang entrepreneur produk hasil penelitiannya sendiri, itu berawal dari keikutsertaannya dalam program beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Lelaki kelahiran Labuapi, 10 Desember 1960 tersebut mengungkapkan ketertarikannya terhadap program beasiswa PMDSU ketika mendapat informasi dari dosen pembimbing skripsi di Universitas Mataram. Ia lalu menggali lebih jauh mengenai program beasiswa yang sebelumnya bernama Program Doktor untuk Sarjana Unggul (PDSU) tersebut.
Baca juga: 25 Mahasiswa Berprestasi Asal Kampus Terbaik Dapat Beasiswa dari Yayasan Korindo
“Di website menginformasikan deskripsi tentang beasiswa dari S2 langsung ke S3. Hal tersebut membuat saya tertarik, di samping persyaratan mendaftar beasiswa PMDSU sudah cukup, seperti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), ijazah, transkrip nilai, rekomendasi dari kampus, dan Toefl,” katanya.
Muhsinin memilih program studi Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan; minor Ilmu Pemuliaan dan Genetika Ternak, di Fakultas Peternakan, IPB University. Program studi itu dipilih karena linier dengan program studi S1 yang diambilnya, yaitu Ilmu Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Mataram.
Muhsinin mengaku mendapatkan banyak sekali pelajaran berharga selama menjadi penerima beasiswa PMDSU, antara lain pengembangan kepemimpinan hingga memperluas jejaring (networking) dengan berbagai lembaga riset. Selain itu, menurutnya, yang paling berharga dan tak terlupakan adalah pengalaman saat berkesempatan mengikuti program Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI) di Bonn University di Jerman.
Lihat Juga :