Kemenag Pastikan Pengelola Pesantren Utamakan Keselamatan Santri
Rabu, 05 Agustus 2020 - 08:54 WIB
Para kiai dan pengelola pondok pesantren, katanya, akan mengutamakan keselamatan anak-anak dibanding proses belajar. Pesantren-pesantren tradisional pun menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat untuk mencegah penyebaran virus corona. Mereka bekerja sama dengan pemerintah daerah dan gugus tugas setempat dalam pembukaan pelaksanaan pendidikan di pondok.
Waryono mengungkapkan bahwa permasalahan di pesantren itu lantaran para kiai tidak bisa menolak calon santri. Situasinya beda dengan penerimaan di sekolah umum. Ketika kuota sudah habis, para orang tua dan anak mencari sekolah lain.(Baca juga: Buka Pembelajaran Tatap Muka, Kemenag: Pesantren Taat Protokol Covid-19 )
Mantan Wakil Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta itu menuturkan, kiai akan menerima baik santri lama maupun baru. "Apalagi orang tuanya percaya pada pesantren tertentu bisa membuat anaknya lebih bagus. Yang sudah pasrah. Bongkokan kalau kata orang Jawa," katanya.
Waryono mengungkapkan bahwa permasalahan di pesantren itu lantaran para kiai tidak bisa menolak calon santri. Situasinya beda dengan penerimaan di sekolah umum. Ketika kuota sudah habis, para orang tua dan anak mencari sekolah lain.(Baca juga: Buka Pembelajaran Tatap Muka, Kemenag: Pesantren Taat Protokol Covid-19 )
Mantan Wakil Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta itu menuturkan, kiai akan menerima baik santri lama maupun baru. "Apalagi orang tuanya percaya pada pesantren tertentu bisa membuat anaknya lebih bagus. Yang sudah pasrah. Bongkokan kalau kata orang Jawa," katanya.
(abd)
Lihat Juga :