Pelatihan Storytelling Perkuat Peran Bunda Literasi dalam Edukasi Anak Usia Dini
Senin, 22 September 2025 - 14:03 WIB
Desa Patengan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata berkelanjutan. Lanskap alam yang indah, seperti Situ Patengan yang tenang, hamparan kebun teh hijau, dan udara sejuk pegunungan Rancabali, menjadi daya tarik alami yang diperkuat oleh kreativitas warganya.
PkM Kolaborasi Nasional ini rutin diselenggarakan setiap tahun oleh Universitas Persada Indonesia Y.A.I. sejak 2019. Tahun 2025 menjadi penyelenggaraan ke-6 dengan melibatkan 150 dosen dari 67 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Tujuannya tidak hanya sebatas program akademik, tetapi juga membangun jejaring dan kolaborasi jangka panjang antara akademisi dan masyarakat.
Kepala Desa Patengan, Asep Kurniadi, melalui sambutan istrinya, menyampaikan apresiasi penuh atas kegiatan ini. “Kami bangga menjadi tuan rumah kegiatan kolaborasi nasional yang berdampak secara fisik, psikologi, dan sosial bagi masyarakat di sini,” ungkapnya.
Sri Hapsari menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya sekadar transfer ilmu, melainkan juga membangun jejaring, memberdayakan masyarakat, dan membuka jalan menuju desa wisata berkelanjutan.
“Desa Patengan memberi pelajaran penting, bahwa pendidikan bisa tumbuh dari ruang-ruang sederhana ketika ada semangat berbagi dan kolaborasi,” tuturnya.
PkM Kolaborasi Nasional ini rutin diselenggarakan setiap tahun oleh Universitas Persada Indonesia Y.A.I. sejak 2019. Tahun 2025 menjadi penyelenggaraan ke-6 dengan melibatkan 150 dosen dari 67 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Tujuannya tidak hanya sebatas program akademik, tetapi juga membangun jejaring dan kolaborasi jangka panjang antara akademisi dan masyarakat.
Kepala Desa Patengan, Asep Kurniadi, melalui sambutan istrinya, menyampaikan apresiasi penuh atas kegiatan ini. “Kami bangga menjadi tuan rumah kegiatan kolaborasi nasional yang berdampak secara fisik, psikologi, dan sosial bagi masyarakat di sini,” ungkapnya.
Sri Hapsari menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya sekadar transfer ilmu, melainkan juga membangun jejaring, memberdayakan masyarakat, dan membuka jalan menuju desa wisata berkelanjutan.
“Desa Patengan memberi pelajaran penting, bahwa pendidikan bisa tumbuh dari ruang-ruang sederhana ketika ada semangat berbagi dan kolaborasi,” tuturnya.
(nnz)
Lihat Juga :