Korea Selatan Berikan Kuota Beasiswa untuk 1.300 Pelajar, Cek Info Lengkapnya di Sini

Kamis, 23 Februari 2023 - 11:26 WIB
loading...
Korea Selatan Berikan...
Salah satu universitas terbaik di Korea Selatan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pelajar Indonesia yang ingin mendapatkan beasiswa kuliah pascasarjana di luar negeri, khususnya Korea Selatan (Korsel) bisa mencoba tawaran beasiswa ini.

Saat ini, Kedutaan Besar Republik Korea Selatan membuka aplikasi untuk beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) 2023.

Baca juga: Beasiswa Universitas Pertahanan Masih Dibuka, Kuliah Gratis Lulus Jadi Prajurit

Tercatat, beasiswa GKS membuka kuota sebanyak 1.300 mahasiswa dari 146 negara untuk menempuh pendidikan pascasarjana di Negeri Ginseng tersebut.

Program beasiswa yang dulunya disebut sebagai Korea Global Scholarship Program (KGSP) ini dikelola oleh National Institute for International Education (NIIED), lembaga eksekutif di bawah kementerian pendidikan Korea Selatan.

Jalur aplikasi dibagi menjadi dua, yaitu jalur kedutaan dan jalur universitas. Jumlah penerima beasiswa yang diharapkan dari Indonesia melalui jalur kedutaan sebanyak 27 mahasiswa.

Baca juga: 5 Negara yang Menjadi Tujuan Favorit Pendaftar Beasiswa LPDP

Sedangkan lewat jalur universitas disediakan kuota untuk 42 mahasiswa. Sebanyak 69 mahasiswa dari Indonesia akan dipilih untuk menyelesaikan program pascasarjana di universitas bergengsi di Korea.

Selain edukasi, penerima beasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk mempromosikan pertukaran pelajar internasional dan memperdalam pertemanan antar negara.

Tanggal penting dan timeline seleksi

Batas waktu pengajuan aplikasi (jalur kedutaan): Kamis, 2 Maret 2023.

Wawancara online (jalur kedutaan): 7 - 9 Maret 2023 (tentatif).

Kualifikasi umum

- Memiliki kewarganegaraan dari negara yang diundang NIIED untuk mengikuti program GKS.

- Memenuhi tingkat minimum pendidikan yang sesuai dengan studi yang akan ditempuh: gelar sarjana untuk program master, gelar master untuk program doktor, gelar doktor untuk program post-doc, gelar master untuk program pertukaran profesor dan Program Profesi Pendidikan, Sains, Kebudayaan, atau Kerja Sama Internasional. Pelamar harus telah memperoleh gelar yang dibutuhkan paling lambat 28 Februari 2023.

- Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari program gelar sebelumnya harus 80% atau lebih pada skala 100 poin atau berada di peringkat 20% teratas dari kelas seseorang; atau sama dengan atau di atas 2,64/4,0, 2,80/4,3, 2,91/4,5, atau 3,23/5,0.

- Pelamar harus berusia di bawah 40 tahun (lahir setelah 1 September 1983).

- Berada dalam keadaan sehat, baik secara mental maupun fisik, untuk belajar di Korea selama program berlangsung.

Cakupan beasiswa

- Tiket penerbangan kelas ekonomi.

- Tunjangan awal sebesar 200 ribu KRW.

- Tunjangan bulanan sebesar 1 juta untuk tingkat master atau doktor, 1.500 juta untuk riset.

- Asuransi kesehatan dengan jumlah yang ditentukan oleh NIIED.

- Hibah kemampuan bahasa Korea sebesar 100 ribu KRW per bulan.

- Tunjangan penelitian sebesar 210 ribu s/d 240 ribu KRW.

- Biaya belajar bahasa Korea sebesar 1 juta KRW dari NIIED dan lebih dari 1 juta KRW dari universitas.

- Biaya kuliah hingga 5 juta KRW dari NIIED dan lebih dari 5 juta beserta biaya pendaftaran dari universitas.

Untuk info lebih lanjut tentang Beasiswa GKS dapat mengunjungi website Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia atau menghubungi langsung melalui email [email protected].
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Rekomendasi
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Berita Terkini
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved