Pengukuhan Guru Besar Prof Hasyim Muhammad, Rektor UIN Walisongo: Perkuat Unity of Sciences
Rabu, 15 Maret 2023 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Prof Dr Imam Taufiq,M.Ag Rektor Uin Walisongo menyampaikan, pencapaian Guru Besar ini sudah diraih dengan sungguh-sungguh dan Mujahadah yang luar biasa. Prof Hasyim memiliki visi keulamaan dan kenabian ketika judul orasi ilmiahnya tentang Mengembalikan Filsafat sebagai Basis Nalar Keislaman.
Baca juga: UIN Walisongo Buka Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi dan Kerja Sama hingga 10 April 2023
"Mengingatkan saya pada tulisan Ibnu Rush , Filsafat adalah upaya untuk menemukan jalan, menemukan Allah yang Maha Segalanya. Maka segala apa yang diciptakan oleh Allah hakikatnya adalah untuk mengetahui Tuhan yang sebenarnya,” ungkapnya.
“Ketika mengkaji alam dan seisinya maka akan tepat jika dikaji dengan ayat Al-Qur'an melalui filsafat, ada kewajiban kita untuk memberdayakan alam, penyertaan filsafat ini untuk memahami alam dan seisinya dan nalar digunakan dalam berbagai konteks. Hari ini kita melihat Prof Hasyim sebagai mainstrim untuk berfikir komprehensif menjadi basis dalam ilmu keislaman,” imbuhnya.
"Dalam pengarusutamaan Filsafat, Sinergi yang tepat yang sudah dilakukan UIN Walisongo menjadikan paradigma Unity of Sciences dalam pijakan akademik dan keilmuan. Ilmu umum dan agama yang bersumber dari Allah dan ini bentuk humanisasi ilmu agama dan umum serta kearifan lokal menjadi kajian keislaman dalam UIN Walisongo. Filsafat tidak bisa terpisahkan dengan ilmu lain,” pungkasnya.
Baca juga: UIN Walisongo Buka Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi dan Kerja Sama hingga 10 April 2023
"Mengingatkan saya pada tulisan Ibnu Rush , Filsafat adalah upaya untuk menemukan jalan, menemukan Allah yang Maha Segalanya. Maka segala apa yang diciptakan oleh Allah hakikatnya adalah untuk mengetahui Tuhan yang sebenarnya,” ungkapnya.
“Ketika mengkaji alam dan seisinya maka akan tepat jika dikaji dengan ayat Al-Qur'an melalui filsafat, ada kewajiban kita untuk memberdayakan alam, penyertaan filsafat ini untuk memahami alam dan seisinya dan nalar digunakan dalam berbagai konteks. Hari ini kita melihat Prof Hasyim sebagai mainstrim untuk berfikir komprehensif menjadi basis dalam ilmu keislaman,” imbuhnya.
"Dalam pengarusutamaan Filsafat, Sinergi yang tepat yang sudah dilakukan UIN Walisongo menjadikan paradigma Unity of Sciences dalam pijakan akademik dan keilmuan. Ilmu umum dan agama yang bersumber dari Allah dan ini bentuk humanisasi ilmu agama dan umum serta kearifan lokal menjadi kajian keislaman dalam UIN Walisongo. Filsafat tidak bisa terpisahkan dengan ilmu lain,” pungkasnya.
Lihat Juga :