Inspiratif, Suami Istri Kompak Dikukuhkan Bareng Jadi Guru Besar Unesa
Kamis, 28 September 2023 - 07:44 WIB
loading...
Pasangan suami-istri Prof. Dr. Muhaji, S.T., M.T., dan Prof. Dr. Rita Ismawati, S.Pd., M.Kes dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Auditorium, Rektorat, Rabu (27/9/2023).Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Mengecap sukses bersama menjadi idaman banyak pasangan. Tak terkecuali bagi Prof. Dr. Muhaji, S.T., M.T., dan Prof. Dr. Rita Ismawati, S.Pd., M.Kes. Keduanya baru saja dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Auditorium, Rektorat, Rabu (27/9/2023).
Muhaji menjadi guru besar bidang Teknologi Pembakaran dan Bahan Bakar, sementara istrinya Rita Ismawati menjadi Guru Besar di bidang Pengembangan Produk Pangan Fungsional.
Muhaji membeberkan kiat mereka bisa meraih mimpi bersama. Menurut Muhaji, kuncinya komitmen, tekun, komunikasi dan kolaborasi. Dia memberi contoh, saat program pengabdian masyarakat (PKM) kepada UMKM, dia bantu merancang mesin atau alat-alat, sementara istrinya fokus pengembangan produk, kemasan hingga gizinya.
"Sejak 2003 kami konsern di keilmuan masing-masing dan saling mengisi baik dalam hal pengabdian kepada masyarakat maupun dalam penelitian," beber Muhaji usai prosesi pengukuhan.
Sementara Rita menambahkan, dalam kolaborasi penelitian, suaminya lebih support di bagian rancang bangun alat yang dibutuhkan penelitian dan bioenergi. Sementara dia fokus ke pengembangan produk untuk pangan fungsional. Komitmen dan kekompakan mereka tidak hanya kali ini saja, sebelumnya, pada 2016-2019 mereka juga kompak sebagai ketua jurusan. Muhaji sebagai ketua Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik (FT), sementara istrinya menjadi ketua Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Muhaji menjadi guru besar bidang Teknologi Pembakaran dan Bahan Bakar, sementara istrinya Rita Ismawati menjadi Guru Besar di bidang Pengembangan Produk Pangan Fungsional.
Muhaji membeberkan kiat mereka bisa meraih mimpi bersama. Menurut Muhaji, kuncinya komitmen, tekun, komunikasi dan kolaborasi. Dia memberi contoh, saat program pengabdian masyarakat (PKM) kepada UMKM, dia bantu merancang mesin atau alat-alat, sementara istrinya fokus pengembangan produk, kemasan hingga gizinya.
"Sejak 2003 kami konsern di keilmuan masing-masing dan saling mengisi baik dalam hal pengabdian kepada masyarakat maupun dalam penelitian," beber Muhaji usai prosesi pengukuhan.
Sementara Rita menambahkan, dalam kolaborasi penelitian, suaminya lebih support di bagian rancang bangun alat yang dibutuhkan penelitian dan bioenergi. Sementara dia fokus ke pengembangan produk untuk pangan fungsional. Komitmen dan kekompakan mereka tidak hanya kali ini saja, sebelumnya, pada 2016-2019 mereka juga kompak sebagai ketua jurusan. Muhaji sebagai ketua Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik (FT), sementara istrinya menjadi ketua Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Lihat Juga :