Civitas Akademika Telkom University Bandung Bedah Airport & Beyond
Kamis, 26 Oktober 2023 - 20:30 WIB
loading...
Bedah buku Airport & Beyond berlangsung di Telkom University (Tel-U) Bandung, Selasa (24/10/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Bedah buku Airport & Beyond berlangsung di Telkom University ( Tel-U ) Bandung, Selasa (24/10/2023). Bedah buku menghadirkan langsung dua penulisnya yaitu Muhammad Awaluddin (Direktur Utama PT Angkasa Pura II) dan Ferdian Agustiana (Plt Direktur Utama PT Angkasa Pura Sarana Digital).
Bertindak sebagai penelaah adalah Prof Indrawati (Guru Besar Fakulta Ekonomi Bisnis Tel-U), serta dibuka langsung Dr Ratri Wahyuningtyas (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Tel-U). Kegiatan yang dihadiri ratusan mahasiswa dan civitas akademika Tel-U berlangsung menarik dan interaktif. Para peserta disuguhkan oleh pembahasan mengenai pesan-pesan yang disampaikan dalam buku Airport & Beyond. Baca juga: Peluncuran Buku Airport & Beyond, Meneropong Industri Penerbangan Masa Depan
Muhammad Awaluddin mengatakan, buku ini bisa menjadi referensi dan rujukan para pemuda untuk melanjutkan pengembangan infrastruktur transportasi modern di Indonesia. “Buku ini berisi pengetahuan mendalam, ide-ide inovatif, dan praktik terbaik dalam merancang dan mengoperasikan smart airport di Indonesia,” katanya.
Dia berharap buku ini bisa mendorong para pembaca untuk menjelajahi dunia teknologi yang terkini dan memahami manfaatnya dalam menciptakan bandara yang lebih cerdas dan terhubung. Bahwa bandara modern tidak hanya sekadar tempat untuk keberangkatan dan kedatangan pesawat.
”Tetapi juga pusat kegiatan yang menyediakan pengalaman yang mengesankan, aman, dan efisien bagi para penumpang, maskapai, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya,” terangnya.
Sementara Ferdian Agustiana menekankan aspek kolaborasi yang menjadi kunci keberhasilan masa depan bisinis bandar udara yang berkelanjutan di Indonesia. Menurutnya, faktor utama keberlanjutan bisnis bandara adalah kolaborasi yang baik antara manajemen bandara dan seluruh mitra atau stakeholder.
Tujuannya mencapai tujuan bersama dalam hal pengembangan serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas bandar udara sebagai layanan publik. Dia juga mengajak para akademisi dan cendekiawan untuk berkolaborasi bersama memberikan pemikiran serta masukan dalam menghadapi tantangan yang muncul di era penerbangan modern.
Bertindak sebagai penelaah adalah Prof Indrawati (Guru Besar Fakulta Ekonomi Bisnis Tel-U), serta dibuka langsung Dr Ratri Wahyuningtyas (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Tel-U). Kegiatan yang dihadiri ratusan mahasiswa dan civitas akademika Tel-U berlangsung menarik dan interaktif. Para peserta disuguhkan oleh pembahasan mengenai pesan-pesan yang disampaikan dalam buku Airport & Beyond. Baca juga: Peluncuran Buku Airport & Beyond, Meneropong Industri Penerbangan Masa Depan
Muhammad Awaluddin mengatakan, buku ini bisa menjadi referensi dan rujukan para pemuda untuk melanjutkan pengembangan infrastruktur transportasi modern di Indonesia. “Buku ini berisi pengetahuan mendalam, ide-ide inovatif, dan praktik terbaik dalam merancang dan mengoperasikan smart airport di Indonesia,” katanya.
Dia berharap buku ini bisa mendorong para pembaca untuk menjelajahi dunia teknologi yang terkini dan memahami manfaatnya dalam menciptakan bandara yang lebih cerdas dan terhubung. Bahwa bandara modern tidak hanya sekadar tempat untuk keberangkatan dan kedatangan pesawat.
”Tetapi juga pusat kegiatan yang menyediakan pengalaman yang mengesankan, aman, dan efisien bagi para penumpang, maskapai, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya,” terangnya.
Sementara Ferdian Agustiana menekankan aspek kolaborasi yang menjadi kunci keberhasilan masa depan bisinis bandar udara yang berkelanjutan di Indonesia. Menurutnya, faktor utama keberlanjutan bisnis bandara adalah kolaborasi yang baik antara manajemen bandara dan seluruh mitra atau stakeholder.
Tujuannya mencapai tujuan bersama dalam hal pengembangan serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas bandar udara sebagai layanan publik. Dia juga mengajak para akademisi dan cendekiawan untuk berkolaborasi bersama memberikan pemikiran serta masukan dalam menghadapi tantangan yang muncul di era penerbangan modern.
Lihat Juga :