Dosen Ubaya dan Unitomo Gelar Pengmas Pembuatan Minuman Instan Berbasis Toga
Selasa, 27 Agustus 2024 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Pelatihan ini menghadirkan Apt.Nikmatul Ikhrom Eka Jayani, M.Farm-Klin sebagai narasumber. Mereka memberikan wawasan dan pengetahuan terkait berbagai bentuk produk minuman berbasis toga.
Tujuan utama kegiatan ini meningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat tentang pembuatan berbagai produk minuman tradisional berbasis toga.
“Pelatihan membuat wedang pokak dan jahe instan sangat memberi manfaat bagi kami karena hasil kebun Toga dapat bermanfaat selain sebagai obat olahan untuk keluarga sekaligus bisa menambah pendapatan ekonomi warga Desa Wage. Kami berharap pendampingan terus dilakukan hingga hasil pelatihan dapat dipasarkan dan dikenal tidak hanya di Desa Wage tetapi sampai wilayah Sidoarjo dan sekitarnya," kata Hj Umi Fashihah.
Pada kesempatan ini, peserta diberi materi dan diperkenalkan berbagai bahan toga dan produk minuman tradisional yang dapat dikembangkan. Sesi tanya jawab dilakukan setelah pemaparan materi sebagai sarana diskusi antara peserta dan pemateri.
Selama sesi diskusi, suasana interaktif sangat terasa, beberapa peserta menceritakan pengalaman serta kesulitan yang dihadapi dalam membuat minuman tradisional, serta mengajukan beberapa pertanyaan untuk memperkaya pengalaman belajar mereka.
Dalam sesi praktik, peserta mengaplikasikan langsung pembuatan minuman instan serbuk berbasis toga. Pada kegiatan ini terdapat 2 jenis minuman instan yang dibuat yaitu jahe instan dan wedang pokak instan.
Tujuan utama kegiatan ini meningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat tentang pembuatan berbagai produk minuman tradisional berbasis toga.
“Pelatihan membuat wedang pokak dan jahe instan sangat memberi manfaat bagi kami karena hasil kebun Toga dapat bermanfaat selain sebagai obat olahan untuk keluarga sekaligus bisa menambah pendapatan ekonomi warga Desa Wage. Kami berharap pendampingan terus dilakukan hingga hasil pelatihan dapat dipasarkan dan dikenal tidak hanya di Desa Wage tetapi sampai wilayah Sidoarjo dan sekitarnya," kata Hj Umi Fashihah.
Pada kesempatan ini, peserta diberi materi dan diperkenalkan berbagai bahan toga dan produk minuman tradisional yang dapat dikembangkan. Sesi tanya jawab dilakukan setelah pemaparan materi sebagai sarana diskusi antara peserta dan pemateri.
Selama sesi diskusi, suasana interaktif sangat terasa, beberapa peserta menceritakan pengalaman serta kesulitan yang dihadapi dalam membuat minuman tradisional, serta mengajukan beberapa pertanyaan untuk memperkaya pengalaman belajar mereka.
Dalam sesi praktik, peserta mengaplikasikan langsung pembuatan minuman instan serbuk berbasis toga. Pada kegiatan ini terdapat 2 jenis minuman instan yang dibuat yaitu jahe instan dan wedang pokak instan.
Lihat Juga :