Rektor Marsudi: Narkoba Hancurkan Masa Depan Bangsa
Selasa, 15 Oktober 2024 - 15:49 WIB
loading...
A
A
A
Ia menyatakan narkotika adalah ancaman serius yang dapat merusak tatanan hidup bangsa. Sebagai generasi penerus, mahasiswa perlu memahami bahwa narkoba bukanlah sekadar masalah pribadi, melainkan masalah bersama yang dampaknya dapat meluas hingga ke keluarga, lingkungan, bahkan negara. "Kita tidak boleh membiarkan generasi penerus bangsa ini terseret dalam kegelapan narkoba, karena sebagaimana kita ketahui, narkotika dapat merusak generasi bangsa dan menjadi bencana bagi masa depan apabila tidak ditangani dengan baik, "ucapnya.
"Pada kesempatan ini, saya ingin berpesan kepada seluruh mahasiswa Universitas Pancasila. Jadilah generasi yang kuat, cerdas, dan bertanggung jawab. Menjauhi narkoba adalah salah satu cara paling efektif untuk menjaga diri Anda tetap sehat, baik secara fisik maupun mental, "katanya.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk aktif berperan serta dalam gerakan anti-narkoba, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat. "Jangan biarkan godaan atau tekanan dari lingkungan sekitar mengaburkan penilaian Anda. Pilihlah pergaulan yang sehat dan bangun kebiasaan positif yang akan mengarahkan Anda pada kesuksesan," Ujar Prof. Marsudi.
Sementara Kepala Biro PID Divhumas Polri Brigjen Pol. Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa perlu kita sadari penyalahgunaan narkoba tidak mengenal batas usia, status, maupun latar belakang sosial. Masalah ini dapat menjerat siapa saja, termasuk generasi muda yang seharusnya menjadi ujung tombak kemajuan bangsa. Berdasarkan data terbaru, kasus penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang di Indonesia menunjukkan peningkatan, dan sebagian besar pelakunya adalah anak muda berusia 15-24 tahun. "Fenomena ini menjadi tantangan besar bagi kita semua untuk bersama-sama berupaya menanggulanginya," katanya.
Ia menyatakan upaya penanggulangan narkoba bukan hanya tanggung jawab Polri atau pemerintah semata, melainkan juga menjadi kewajiban seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan. "Kampus merupakan tempat yang ideal untuk menanamkan kesadaran akan bahaya narkoba, karena di sinilah para pemuda menimba ilmu dan membentuk karakter, "katanya.
Melalui kegiatan ini, Polri berharap dapat memberikan wawasan dan edukasi kepada mahasiswa tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menjauhi segala bentuk penyalahgunaan zat berbahaya.
"Pada kesempatan ini, saya ingin berpesan kepada seluruh mahasiswa Universitas Pancasila. Jadilah generasi yang kuat, cerdas, dan bertanggung jawab. Menjauhi narkoba adalah salah satu cara paling efektif untuk menjaga diri Anda tetap sehat, baik secara fisik maupun mental, "katanya.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk aktif berperan serta dalam gerakan anti-narkoba, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat. "Jangan biarkan godaan atau tekanan dari lingkungan sekitar mengaburkan penilaian Anda. Pilihlah pergaulan yang sehat dan bangun kebiasaan positif yang akan mengarahkan Anda pada kesuksesan," Ujar Prof. Marsudi.
Sementara Kepala Biro PID Divhumas Polri Brigjen Pol. Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa perlu kita sadari penyalahgunaan narkoba tidak mengenal batas usia, status, maupun latar belakang sosial. Masalah ini dapat menjerat siapa saja, termasuk generasi muda yang seharusnya menjadi ujung tombak kemajuan bangsa. Berdasarkan data terbaru, kasus penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang di Indonesia menunjukkan peningkatan, dan sebagian besar pelakunya adalah anak muda berusia 15-24 tahun. "Fenomena ini menjadi tantangan besar bagi kita semua untuk bersama-sama berupaya menanggulanginya," katanya.
Ia menyatakan upaya penanggulangan narkoba bukan hanya tanggung jawab Polri atau pemerintah semata, melainkan juga menjadi kewajiban seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan. "Kampus merupakan tempat yang ideal untuk menanamkan kesadaran akan bahaya narkoba, karena di sinilah para pemuda menimba ilmu dan membentuk karakter, "katanya.
Melalui kegiatan ini, Polri berharap dapat memberikan wawasan dan edukasi kepada mahasiswa tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menjauhi segala bentuk penyalahgunaan zat berbahaya.
Lihat Juga :