UKRIDA Gelar Forum Pelaku Bisnis Membahas Prospek dan Tantangan Ekonomi 2025
Kamis, 23 Januari 2025 - 09:29 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini UKRIDA juga turut serta berpartisipasi dalam mendukung program pemerintah memajukan sektor UMKM sehingga UMKM tetap terus menjadi penyumbang terbesar bidang sektor perekonomian nasional.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia, Suwandi Wiratno, menekankan pentingnya mengubah pola konsumsi menjadi produksi. "Kita harus menjadi produsen, bukan hanya konsumen. Kita harus bisa menciptakan nilai," tegasnya.
Dari sektor teknologi, Founder & CEO NXTX AI Nathanael Santoso menjelaskan perkembangan AI yang kini telah mencapai tahap reasoning power. "AI sekarang bisa memunculkan konsep-konsep baru berdasarkan data yang sudah dikumpulkan. Ini adalah perubahan besar dalam cara kita berbisnis," jelasnya.
Salah satu peserta yang hadir yaitu Lely Suryani, pemilik ekspor UMKM kakao yang juga memimpin Samudra Alfath Group dan Sekolah Ekspor menyampaikan bahwa penyelenggaraan seminar di perayaan Dies Natalis UKRIDA memberikan semangat kebersamaan untuk terus berinovasi.
Hal senada disampaikan Verianty, pelaku UMKM Alioek Snack dari komunitas Tangan di Atas. "Acara ini sangat baik dari segi pemilihan pembicara dan memberikan banyak pandangan yang baru," ujarnya.
Sementara itu, Henry Limanto, mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UKRIDA menyatakan bahwa melalui seminar tersebut ia dapat mengetahui tren global, perkembangan teknologi, kebijakan ekonomi, dan berbagai potensi Indonesia di tahun ini.
"Saya yakin wawasan yang disampaikan akan menjadi bekal berharga untuk melangkah lebih percaya diri menuju tahun 2025," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia, Suwandi Wiratno, menekankan pentingnya mengubah pola konsumsi menjadi produksi. "Kita harus menjadi produsen, bukan hanya konsumen. Kita harus bisa menciptakan nilai," tegasnya.
Dari sektor teknologi, Founder & CEO NXTX AI Nathanael Santoso menjelaskan perkembangan AI yang kini telah mencapai tahap reasoning power. "AI sekarang bisa memunculkan konsep-konsep baru berdasarkan data yang sudah dikumpulkan. Ini adalah perubahan besar dalam cara kita berbisnis," jelasnya.
Salah satu peserta yang hadir yaitu Lely Suryani, pemilik ekspor UMKM kakao yang juga memimpin Samudra Alfath Group dan Sekolah Ekspor menyampaikan bahwa penyelenggaraan seminar di perayaan Dies Natalis UKRIDA memberikan semangat kebersamaan untuk terus berinovasi.
Hal senada disampaikan Verianty, pelaku UMKM Alioek Snack dari komunitas Tangan di Atas. "Acara ini sangat baik dari segi pemilihan pembicara dan memberikan banyak pandangan yang baru," ujarnya.
Sementara itu, Henry Limanto, mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UKRIDA menyatakan bahwa melalui seminar tersebut ia dapat mengetahui tren global, perkembangan teknologi, kebijakan ekonomi, dan berbagai potensi Indonesia di tahun ini.
"Saya yakin wawasan yang disampaikan akan menjadi bekal berharga untuk melangkah lebih percaya diri menuju tahun 2025," tuturnya.
(nnz)
Lihat Juga :