Mendikbudristek:Kemampuan Berpikir Kritis Anak Mulai Dilatih di Keluarga
Rabu, 14 Juli 2021 - 20:11 WIB
loading...
Seorang siswa Sekolah Dasar Al Azhar Depok Yusuf Arkananta P membaca buku soal antariksa ditemani adiknya, Azzahra Putri Ramadhani. Foto/SINDOnews/M Purwadi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ( Mendikbudristek ) Nadiem Anwar Makarim mengatakan kemampuan berpikir kritis tidak akan dapat ditingkatkan tanpa adanya budaya membaca.
Menurutnya, orang tua harus mulai menyadari bahwa anak sejak dini harus dibacakan buku oleh orangtuanya. "Dibacakan buku sebelum dia bisa baca. Buku harus bisa menjadi aktivitas yang rutin antara orang tua dengan anaknya," katanya pada sesi diskusi Akademi Edukreator 2021 secara daring, Rabu (14/7).
Baca juga: Ini Tips bagi Orang Tua untuk Bangun Motivasi Belajar Anak
Mantan petinggi Gojek ini melanjutkan, kebiasaan membacakan buku kepada anak sedini mungkin itu luar biasa pentingnya untuk mengembangkan daya literasi dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis kepada anak.
Dia melanjutkan, orang tua juga harus banyak berdiskusi dengan anak. Anak, katanya, banyak sekali memiliki pendapat ataupun pertanyaan yang ingin diajukan kepada orang tua. Sesi makan siang atau makan malam, katanya bisa menjadi ritual untuk duduk berdiskusi dengan anak.
![Mendikbudristek:Kemampuan Berpikir Kritis Anak Mulai Dilatih di Keluarga]()
"Interaksi seperti itulah yang tidak hanya akan menciptakan kedekatan batin tetapi daya kemampuan berpikir kritis, analisa dan kemampuan dia untuk berkomunikasi dengan baik itu semuanya dimulainya di keluarga bukan di sekolah," ujarnya.
Menurutnya, orang tua harus mulai menyadari bahwa anak sejak dini harus dibacakan buku oleh orangtuanya. "Dibacakan buku sebelum dia bisa baca. Buku harus bisa menjadi aktivitas yang rutin antara orang tua dengan anaknya," katanya pada sesi diskusi Akademi Edukreator 2021 secara daring, Rabu (14/7).
Baca juga: Ini Tips bagi Orang Tua untuk Bangun Motivasi Belajar Anak
Mantan petinggi Gojek ini melanjutkan, kebiasaan membacakan buku kepada anak sedini mungkin itu luar biasa pentingnya untuk mengembangkan daya literasi dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis kepada anak.
Dia melanjutkan, orang tua juga harus banyak berdiskusi dengan anak. Anak, katanya, banyak sekali memiliki pendapat ataupun pertanyaan yang ingin diajukan kepada orang tua. Sesi makan siang atau makan malam, katanya bisa menjadi ritual untuk duduk berdiskusi dengan anak.

"Interaksi seperti itulah yang tidak hanya akan menciptakan kedekatan batin tetapi daya kemampuan berpikir kritis, analisa dan kemampuan dia untuk berkomunikasi dengan baik itu semuanya dimulainya di keluarga bukan di sekolah," ujarnya.
Lihat Juga :