Ornamen Header
Cara Membangun Support System yang Baik Agar Belajar Makin Efektif
Cara Membangun Support System yang Baik Agar Belajar Makin Efektif
Bagaimana menemukan cara membangun support system yang baik untuk belajar anak. Foto/Dok/Pahamify
JAKARTA - Pernahkah kamu merasa lelah saat belajar ? Sering kesulitan memahami materi pelajaran, atau bosan melihat tugas sekolah yang menumpuk? Jika iya, mulai sekarang kamu harus menemukan cara membangun support system yang baik untuk belajar. Karena, tak bisa dipungkiri jika proses belajar memang tidak semudah yang dibayangkan.

Tanpa support system yang mendukung, siswa yang pintar di bidang akademis pun akan kesulitan menjalani jadwal belajar. Nah, agar proses belajarmu semakin mudah dan efektif, ada beberapa tips membangun support system belajar yang bisa kamu coba sebagaimana dilansir dari pahamify . Baca artikel ini sampai selesai ya!

Baca juga: Tips Belajar Bahasa Inggris lewat Film

Membangun Support System
Adakah yang sudah tahu, apa itu support system? Ya, benar sekali support system adalah istilah yang digunakan menggambarkan kondisi di sekitar yang dapat mendukungmu. Kondisi tersebut bisa berasal dari fasilitas belajar, lingkungan tempat tinggal, keluarga, orang tua, sahabat bahkan pasangan atau pacar, lho.



Keluarga misalnya, dukungan dari orang tua dan saudara kandung sangat berpengaruh pada prestasi belajarmu. Keluarga yang baik akan selalu menerimamu kapanpun dibutuhkan. Jika kamu merasa kesulitan, mereka akan selalu ada untuk membantumu mencari jalan keluarnya.

Apa Pengaruh Support System dalam Belajar?
Dari penjelasan singkat di atas, kamu tentu sudah paham kan apa manfaat support system untuk siswa? Berikut adalah penjelasan tentang pentingnya support system untuk belajar, antara lain:

Belajar Menjadi Lebih Nyaman
Support system seperti lingkungan, fasilitas dan keluarga yang baik akan membuat proses belajarmu menjadi lebih nyaman. Keberadaan keluarga misalnya, dapat membuatmu lebih tenang ketika mengalami kesulitan. Jika merasa nyaman dan tenang, kamu akan lebih mudah mendapatkan pikiran yang jernih, ide, gagasan dan konsentrasi yang maksimal.

Baca juga: Usia 24 Tahun, Diva Kurnianingtyas Doktor Termuda di Wisuda ITS

Menghindari Stress
Dua tahun belajar online di rumah mungkin membuat kamu stress kan? Hal ini bahkan dialami oleh sebagian besar pelajar di Indonesia, lho. Jika stress dibiarkan saja, kamu mungkin mengalami burn out yang berujung pada daya tahan tubuh yang menurun.
Tak hanya itu, beban tugas sekolah yang menumpuk juga dapat membuat kamu overthinking yang berpotensi memicu depresi. Nah, kehadiran support system yang positif dapat meredam pikiran negatif yang dapat memicu resiko gangguan mental.
halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!