Kompetisi Debat Nasional LDBI dan NSDC 2021 Resmi Ditutup, Ini Daftar Juaranya

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 22:34 WIB
Kompetisi Debat Nasional LDBI dan NSDC 2021 Resmi Ditutup, Ini Daftar Juaranya
Kompetisi debat nasional yakni Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan National Schools Debating Championship (NSDC) Kemendikbudristek resmi ditutup. Foto/tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Kompetisi debat nasional yakni Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan National Schools Debating Championship (NSDC) Kemendikbudristek resmi ditutup. Kompetisi ini pun telah melahirkan para juara kompetisi debat pada tingkat siswa SMA.

LDBI dan NSDC 2021 merupakan kompetisi debat berbahasa Indonesia dan Inggris tingkat nasional. Dengan menggunakan format Asian Parliamentary Debate, LDBI tingkat nasional mempertemukan tim debat Bahasa Indonesia wakil dari 34 Provinsi.

Baca juga: Mau Lolos Seleksi Guru PPPK? Cek Tips dari 3 Guru Ini

Dengan menggunakan format World Schools Debate, NSDC tingkat nasional mengompetisikan tim debat Bahasa Inggris wakil 34 Provinsi. 15 best speakers NSDC akan mengikuti seleksi delegasi Indonesia untuk World Schools Debate Championship (WSDC).



Plt Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbudristek Asep Sukmayadi mengatakan, LDBI dan NSDC merupakan lomba debat bagi peserta didik yang mempunyai bakat dan minat dalam debat.

“Kompetisi ini merupakan ajang unjuk kemampuan dan kreativitas berdebat dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan tentang isu-isu global masa kini dengan dukungan kemampuan berpikir kritis serta mampu mengembangkan potensi secara menyeluruh dan seimbang pada semua aspek kecerdasan,” katanya pada Penutupan dan Penganugerahan Pemenang LDBI dan NSDC 2021 secara daring, Sabtu (16/20/2021).

Baca juga: 10 Universitas Terbaik Dunia bidang Hukum versi THE WUR 2022

Menurutnya, LDBI sudah dilaksanakan secara daring pada 3-9 Oktober 2021 sedangkan NSDC dilaksanakan pada 11-17 Oktober 2021. Pada tahun ini, LDBI dan NSDC memiliki tema Speak of Your Mind, Speak for Indonesia.

“LDBI dan NSDC dilaksanakan dengan tujuan antara lain untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kreatif, analitis, konstruktif dan responsif terhadap isu-isu aktual yang sedang berkembang,” ujarnya.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2050 seconds (11.252#12.26)