Calon Mahasiswa, Ini Jadwal dan Syarat Pendaftaran UIN/IAIN/STAIN se-Indonesia
Jum'at, 21 Januari 2022 - 17:23 WIB
loading...
Ketua Panitia Nasional SPAN UM-PTKIN 2022, Prof. Imam Taufiq mengumumkan SPAN-UM PTKIN PTKIN untuk pendaftaran calon mahasiswa baru 2022. Foto/Dok/Humas Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama ( Menag ) Yaqut Cholil Qoumas telah meluncurkan Seleksi Prestasi Akademik Nasional - Ujian Masuk (SPAN-UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk pendaftaran calon mahasiswa baru 2022. Sebanyak 172.885 mahasiswa baru yang akan diterima oleh PTKIN di bawah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag tersebut.
SPAN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional yang diikuti 58 PTKIN seluruh Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Nasional yang ditetapkan oleh Kemenag.
Baca juga: SPAN-UM PTKIN, Menag Soroti Rendahnya Peminat Jurusan Keilmuan Agama
Jalur SPAN-PTKIN ini dilakukan berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain, tanpa ujian tertulis. Seluruh peserta tidak dipungut biaya pendaftaran.
Sementara, UM-PTKIN adalah seleksi nasional yang melibatkan seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam sistem terpadu. Ujian ini diselenggarakan serentak oleh Panitia Nasional yang juga ditetapkan oleh Menteri Agama. Biaya pendaftaran UM-PTKIN 2022 ditanggung peserta.
Adapun kuota SPAN-PTKIN tahun 2022 yakni minimal 20% di tiap perguruan tinggi. Porsi penerimaan mahasiswa UM-PTKIN 2022 yakni minimal 40% di tiap perguruan tinggi.
Baca juga: Tahun Ini, SPAN-UM PTKIN 2022 akan Terima 172.885 Mahasiswa Baru
Ketua forum PTKN Prof. Dr. Mahmud, M.Si menyatakan terdapat beberapa inovasi yang dikembangkan dalam penyelenggaraan SPAN PTKIN tahun 2022, yakni Integrasi dapodik, Sistem skoring, Akses layanan informasi, dan Quality Assurance.
SPAN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional yang diikuti 58 PTKIN seluruh Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Nasional yang ditetapkan oleh Kemenag.
Baca juga: SPAN-UM PTKIN, Menag Soroti Rendahnya Peminat Jurusan Keilmuan Agama
Jalur SPAN-PTKIN ini dilakukan berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain, tanpa ujian tertulis. Seluruh peserta tidak dipungut biaya pendaftaran.
Sementara, UM-PTKIN adalah seleksi nasional yang melibatkan seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam sistem terpadu. Ujian ini diselenggarakan serentak oleh Panitia Nasional yang juga ditetapkan oleh Menteri Agama. Biaya pendaftaran UM-PTKIN 2022 ditanggung peserta.
Adapun kuota SPAN-PTKIN tahun 2022 yakni minimal 20% di tiap perguruan tinggi. Porsi penerimaan mahasiswa UM-PTKIN 2022 yakni minimal 40% di tiap perguruan tinggi.
Baca juga: Tahun Ini, SPAN-UM PTKIN 2022 akan Terima 172.885 Mahasiswa Baru
Ketua forum PTKN Prof. Dr. Mahmud, M.Si menyatakan terdapat beberapa inovasi yang dikembangkan dalam penyelenggaraan SPAN PTKIN tahun 2022, yakni Integrasi dapodik, Sistem skoring, Akses layanan informasi, dan Quality Assurance.
Lihat Juga :