Lawan Aksi Teror, Jabar Dorong Aktivasi Kurikulum Terorisme-Radikalisme

Selasa, 25 Januari 2022 - 23:06 WIB
loading...
Lawan Aksi Teror, Jabar...
Pemprov Jabar mendorong aktivasi kurikulum pencegahan terorisme dan radikalisme di seluruh wilayah Jabar. Foto/Ilustrasi
A A A
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat mendorong aktivasi kurikulum pencegahan dan penanggulangan radikalisme dan terorisme di seluruh wilayah Provinsi Jabar.

Diketahui, saat ini, kurikulum pencegahan dan penanggulangan radikalisme dan terorisme tersebut telah diterapkan di Kabupaten Garut yang didorong oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Baca juga: Adopsi Jepang, ITB: Indonesia Perlu Kembangkan Program Satu Desa 1 Produk

Sebagai satu terobosan, kurikulum tersebut diterapkan di sekolah tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud),Taman kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Dedi Supandi menilai, kurikulum tersebut penting diterapkan untuk memperkuat jiwa kebangsaan generasi muda di Jabar.

"Saya mengapresiasi Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dengan diterapkannya kurikulum pencegahan dan penanggulangan radikalisme dan terorisme," ujar Dedi di Bandung, Senin (25/1/2022).

Baca juga: Unpad Masuk 10 Besar Perguruan Tinggi Terbaik Nasional Versi 4ICU UniRank

Dedi pun mengapresiasi BNPT yang telah berperan aktif mendorong kegiatan pencegahan terorisme dan radikalisme di Jabar, termasuk upaya peningkatan wawasan kebangsaan lewat sosialisasi sila dan nilai Pancasila melalui permainan anak Panca Main yang diperkenalkan di Jabar, akhir 2021 lalu.

"Mengenai kurikulum pencegahan dan penanggulangan radikalisme dan terorisme ini, saya berharap bisa ditiru oleh kabupaten kota se-Jawa Barat," tegasnya.

Dengan penerapan kurikulum tersebut, Dedi yakin bahwa pemahaman mengenai pencegahan terorisme dan radikalisme di Jabar dapat dilakukan sejak dini.

"Kenapa sangat penting? Karena cara menanamkan pemahaman-pemahaman terkait pencegahan dari radikalisasi dan terorisme ini akan lebih efektif jika dilaksanakan di pendidikan sejak dini," terangnya.

Selain itu, lanjut Dedi, kurikulum tersebut juga sejalan dengan kurikulum wawasan kebangsaan dan kurikulum antikorupsi yang telah diterapkan untuk level SMA, SMK, maupun SLB.

"Sehingga ada kurikulum yang berjenjang mulai dari Paud hingga level SMA. Maka, upaya ini menjadi sebuah penguatan bagi generasi yang akan datang untuk berkontribusi besar dalam pencegahan dan penanggulangan radikalisme dan terorisme," tandas Dedi.



Sementara itu, Stafsus Direktorat Pencegahan BNPT, Bilal mengatakan, Disdik Kabupate Garut merupakan daerah pertama yang menerapkan kurikulum pencegahan dan penanggulangan radikalisme dan terorisme menjadi kurikulum pembelajaran di tingkat Paud, TK, SD, dan SMP.

"Selama delapan bulan kami Direktorat Pencegahan Kedeputian 1 Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisi BNPT membuat terobosan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, memasukkan materi strategi penanggulangan radikalisme dan terorisme ke dalam kurikulum pendidikan tingkat Paud, TK, SD dan SMP," katanya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Hadir...
MNC University Hadir di GoodBye Fest 2026 SMKN 1 Cileungsi, Hadirkan Edukasi Interaktif bagi Generasi Muda
Ngkaji Pendidikan di...
Ngkaji Pendidikan di Jogja: Ketika Pendidikan Lupa Memahami Manusia
MNC University Dukung...
MNC University Dukung SCORENCE 5.0, Perkuat Kepemimpinan dan Wawasan Pelajar Se-Jabodetabek
Di Lokakarya Universitas...
Di Lokakarya Universitas Paramadina, Rektor MNC University Tegaskan Kurikulum Harus Lahirkan Profesional
Jam Belajar di Jakarta...
Jam Belajar di Jakarta selama Ramadan Disesuaikan, Paling Lambat Pulang Pukul 14.00 WIB
BNN dan Kemendikdasmen...
BNN dan Kemendikdasmen Integrasikan Kurikulum Anti Narkoba dari TK hingga SMA
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Rekomendasi
Afrika Selatan Tersingkir,...
Afrika Selatan Tersingkir, Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
AEF/MANTENA Cup 2026...
AEF/MANTENA Cup 2026 Dorong Prestasi Berkuda dan Sport Tourism Indonesia
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Berita Terkini
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved