Kisah Fia, Dosen Unesa Jadi Relawan Bantu Pengungsi Ukraina di Polandia
Selasa, 08 Maret 2022 - 14:21 WIB
loading...
A
A
A
Mulai dari makanan, pakaian, selimut, perlengkapan mandi, mainan anak-anak, obat-obatan dan lain sebagainya untuk disalurkan kepada para pengungsi.
“Alhamdulilah saya dapat kesempatan untuk membantu mengumpulkan, menyeleksi, mengemas dan menyalurkan berbagai kebutuhan pokok kepada para pengungsi,” ujarnya melansir laman resmi Unesa, dikutip Selasa (8/3/2022).
Meskipun cukup menguras tenaga, waktu dan butuh mobilitas tinggi serta rasa was-was yang selalu menghantui. Namun, bagi Fia itu tidak menjadi hambatan yang berarti, karena baginya urusan kemanusiaan adalah yang terpenting.
Jadi relawan juga bukan yang pertama bagi Fia. Selama di Indonesia, sejak jadi mahasiswa sampai diangkat jadi dosen, Fia aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan pada Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) Unesa.
Dia menambahkan, perang dua negara tersebut sangat mengkhawatirkan dan mengancam keselamatan penduduk. Tidak hanya di negara yang berperang, tetapi juga negara di sekitarnya.
Baca juga: Dear Calon Mahasiswa, Passing Grade Bukan Jadi Prediksi Peluang Diterima di Unpad
“Warga di sini (Polandia, red) saja khawatir dan takut, apalagi warga Ukraina dan Rusia, tentu secara psikologis sangat terguncang,” ungkapnya.
“Alhamdulilah saya dapat kesempatan untuk membantu mengumpulkan, menyeleksi, mengemas dan menyalurkan berbagai kebutuhan pokok kepada para pengungsi,” ujarnya melansir laman resmi Unesa, dikutip Selasa (8/3/2022).
Meskipun cukup menguras tenaga, waktu dan butuh mobilitas tinggi serta rasa was-was yang selalu menghantui. Namun, bagi Fia itu tidak menjadi hambatan yang berarti, karena baginya urusan kemanusiaan adalah yang terpenting.
Jadi relawan juga bukan yang pertama bagi Fia. Selama di Indonesia, sejak jadi mahasiswa sampai diangkat jadi dosen, Fia aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan pada Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) Unesa.
Dia menambahkan, perang dua negara tersebut sangat mengkhawatirkan dan mengancam keselamatan penduduk. Tidak hanya di negara yang berperang, tetapi juga negara di sekitarnya.
Baca juga: Dear Calon Mahasiswa, Passing Grade Bukan Jadi Prediksi Peluang Diterima di Unpad
“Warga di sini (Polandia, red) saja khawatir dan takut, apalagi warga Ukraina dan Rusia, tentu secara psikologis sangat terguncang,” ungkapnya.
Lihat Juga :