Sekolah Murid Merdeka Kembangkan Blended Learning agar Anak Bahagia Belajar

Kamis, 09 Juni 2022 - 17:33 WIB
loading...
Sekolah Murid Merdeka...
Suasana belajar di Sekolah Murid Merdeka. Foto/SMM.
A A A
JAKARTA - Bahagianya anak dalam belajar adalah kunci untuk tumbuh kembang anak yang optimal di masa depannya. Untuk itu, metode dan cara belajar mengajar menjadi sangat penting untuk memastikan kebahagiaan anak dalam belajar dan berkembang sesuai minat bakatnya.

Salah satu pendekatannya menggunakan sistem pembelajaran (pedagogi) di mana mereka memastikan anak didik paham terhadap konteks pembelajaran yang diberikan melalui metode blended learning.

“Metode dan cara belajar blended learning memastikan kebahagiaan anak dalam belajar dan berkembang sesuai dengan minat dan bakatnya,” kata Kepala Sekolah Murid Merdeka ( SMM ) Laksmi Mayesti, melalui siaran pers, Kamis (9/6/2022).

Baca: Kemendikbudristek Jalin Kerja Sama dengan Prancis Kembangkan SMK Pusat Keunggulan

Laksmi percaya bahwa kebahagiaan anak merupakan kunci untuk tumbuh kembang anak yang optimal. Untuk memberikan kebahagiaan dalam belajar, SMM menawarkan pembelajaran yang konseptual, dan kontekstual, serta fleksibilitas, yang membuat cara belajar mengajarnya menjadi berbeda dari sekolah lain.

Laksmi menjelaskan, murid-murid diberikan keleluasaan dalam belajar atau fleksibilitas tanpa mengurangi bobot dari pelajaran sesuai dengan kebutuhan. Selain itu mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, namun juga ada field trip, kunjungan, virtual tour, serta diskusi.

“Faktor inilah yang dapat membuat anak paham maksud dari tujuan pembelajaran, dan membuat mereka mendapatkan kebahagiaan dalam belajar. Penilaian kelulusan diberatkan oleh praktik. Porsi teori hanya 10% saja,” kata Laksmi.

Baca juga: 9 Siswa SMAN Unggulan MH Thamrin Diterima di Kampus Top Dunia

Selain itu, pembelajaran juga terpersonalisasi. Selain diberikan pelajaran wajib, anak juga memiliki kebebasan untuk mengambil pelajaran sesuai minat bakat serta materi dari mana saja, tidak harus dari sekolah. Tugas yang dikerjakan juga disesuaikan dengan kemampuan dan kesukaan anak.

Laksmi melanjutkan, memasuki tahun ajaran baru 2022/2023, Sekolah Murid Merdeka membuka pendaftaran dengan berbagai opsi dari secara tatap muka rutin di 30 lokasi yang tersebar di Medan, Jabodetabek, hingga Bali dan secara daring rutin (dengan pertemuan melalui live Zoom) di berbagai lokasi.

SMM pun menawarkan biaya SPP yang cukup terjangkau bagi para murid, dengan kisaran Rp 250 ribu hingga 600 ribuan per bulan untuk siswa PAUD, Sekolah Dasar, SMP hingga SMA. SPP tersebut sudah termasuk dengan pertemuan luring selama 2 hingga 3 kali setiap minggunya.

“Keleluasaan, pembelajaran kontekstual, dengan guru yang kompeten ini penting. Prinsip kami bahagia belajar di SMM, kini dan nanti,” tegas Laksmi.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5.383 Siswa Terdampak...
5.383 Siswa Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi, Kemendikdasmen Lakukan Pembelajaran Darurat
Proses Belajar Mengajar...
Proses Belajar Mengajar Makin Asyik dengan Google Classroom
Teknologi Memudahkan...
Teknologi Memudahkan Proses Belajar dan Mengajar Siswa, Begini Caranya
Alpha Mind Control:...
Alpha Mind Control: Belajar Teknik Canggih Mengendalikan Pikiran ala Firman Pratama
Penggunaan Teknologi...
Penggunaan Teknologi di Belajar Mengajar Siswa Harus Selaras dengan Budaya Bermedia Digital
Ini Edaran Kemenag tentang...
Ini Edaran Kemenag tentang Pembelajaran Madrasah selama Ramadan, Hari Pertama Puasa Libur
Teknologi Efektif Dukung...
Teknologi Efektif Dukung Proses Belajar Mengajar Siswa, Ini 3 Syarat yang Harus Dipenuhi
ChatGPT, Virtual Reality,...
ChatGPT, Virtual Reality, dan Gamification Jadi Tool Baru Dukung Proses Belajar Mengajar Siswa
Asesmen Diagnostik Dinilai...
Asesmen Diagnostik Dinilai Penting untuk Peningkatan Capaian Belajar Siswa
Rekomendasi
Bus dari Jawa dan Sumatra...
Bus dari Jawa dan Sumatra Padati Kalideres, Arus Balik Lebaran Memuncak
Kanada Protes Soal Tarif...
Kanada Protes Soal Tarif Impor Otomotif AS, Ini Alasannya
Momen Denny Landzaat...
Momen Denny Landzaat Diarak Warga Kampung saat Mudik ke Ambon
Pascalebaran, Harga...
Pascalebaran, Harga Beras, Bawang, Cabai, hingga Daging Mulai Turun
Sejarah Ranking FIFA...
Sejarah Ranking FIFA Timnas Indonesia dalam 15 Tahun Terakhir: Pernah Terpuruk di Posisi 173 Dunia
Jalur Gentong Tasikmalaya...
Jalur Gentong Tasikmalaya Masih Lancar Pagi Ini, Polisi Prediksi Lonjakan Kendaraan Sore Hari
Berita Terkini
Jejak Pendidikan Giorgio...
Jejak Pendidikan Giorgio Chiellini, Legenda Juventus yang Punya Gelar S2 dari Universitas Turin
4 jam yang lalu
5 Kosakata Bahasa Indonesia...
5 Kosakata Bahasa Indonesia yang Penulisannya Sering Salah
14 jam yang lalu
Jurusan D3 dan D4 Paling...
Jurusan D3 dan D4 Paling Diminati di SNBT 2024, Politeknik Mana Paling Unggul?
1 hari yang lalu
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
1 hari yang lalu
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
1 hari yang lalu
SPMB 2025 Dibuka Mei,...
SPMB 2025 Dibuka Mei, Ini Jadwal Resmi Pengganti PPDB dari Kemendikdasmen
1 hari yang lalu
Infografis
Jadwal Resmi Libur Sekolah...
Jadwal Resmi Libur Sekolah Selama Bulan Ramadan 2025
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved