Seri Webinar Guru Belajar, Sebuah Ruang untuk Diskusi dan Pembelajaran Guru
Senin, 29 Juni 2020 - 23:03 WIB
loading...
Sejak Maret 2020 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah merancang siasat untuk menyelamatkan dunia pendidikan melalui berbagai kebijakan.
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 menjadi pukulan berat bagi seluruh aspek dan aktivitas kehidupan masyarakat. Tak kerkecuali dunia pendidikan. Sejak Maret 2020 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah merancang siasat untuk menyelamatkan dunia pendidikan melalui berbagai kebijakan. Inti dari semua kebijakan tersebut adalah bagaimana tetap melangsungkan proses pembelajaran di tengah pandemi demi masa depan anak-anak dan bangsa.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud Iwan Syahril memaparkan, sejak Maret, Kementerian yang dipimpin Menteri Nabiel Anwar Makarim, telah mengeluarkan tiga Surat Edaran, “Tentang pencegahan Covid-19 pada satuan pendidikan, kemudian tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan di masa darurat pandemi, dan Permendikbud Nomor 19/2020 dan Permendikbud Nomor 20/2020. Keduanya merupakan revisi dari Permendikbud sebelumnya,” kata Dirjen GTK Iwan Syahril dalam peluncuran Seri Webinar Guru Belajar secara telekonference, Senin (29/6/2020).
Menurut Dirjen Iwan, prinsip dari seluruh kebijakan pendidikan di masa pandemi adalah kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat. Demikian juga rancangan inovasi ke depan dalam menetapkan kebijakan pembelajaran harus mengutamakan keselamatan dan kesehatan.
“Baru pertama terjadi dalam sejarah generasi kita pandemi yang sangat besar dampaknya. Saat ini di seluruh dunia ada 4 miliar murid harus belajar dari rumah. Sistem pendidikan terpaksa tutup. Ini menjadi situasi yang sangat sulit, membuat kita sering merasa tak berdaya. Merespons situasi inilah kita meluncuran Seri Webinar Guru Belajar: Adaptasi Pembelajaran Masa Pandemi,” tambah Iwan.
Melalui Seri Webinar Guru Belajar, kata Mas Dirjen—demikian Iwan Syahril akrab disapa, adalah untuk menghimpun seluruh energi positif guru-guru dan siapa pun yang peduli terhadap dunia pendidikan untuk saling berbagi informasi dan inspirasi bagaimana menghadapi tantangan sehingga kita semua merasa berdaya dan memberdayakan yang lain.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud Iwan Syahril memaparkan, sejak Maret, Kementerian yang dipimpin Menteri Nabiel Anwar Makarim, telah mengeluarkan tiga Surat Edaran, “Tentang pencegahan Covid-19 pada satuan pendidikan, kemudian tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan di masa darurat pandemi, dan Permendikbud Nomor 19/2020 dan Permendikbud Nomor 20/2020. Keduanya merupakan revisi dari Permendikbud sebelumnya,” kata Dirjen GTK Iwan Syahril dalam peluncuran Seri Webinar Guru Belajar secara telekonference, Senin (29/6/2020).
Menurut Dirjen Iwan, prinsip dari seluruh kebijakan pendidikan di masa pandemi adalah kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat. Demikian juga rancangan inovasi ke depan dalam menetapkan kebijakan pembelajaran harus mengutamakan keselamatan dan kesehatan.
“Baru pertama terjadi dalam sejarah generasi kita pandemi yang sangat besar dampaknya. Saat ini di seluruh dunia ada 4 miliar murid harus belajar dari rumah. Sistem pendidikan terpaksa tutup. Ini menjadi situasi yang sangat sulit, membuat kita sering merasa tak berdaya. Merespons situasi inilah kita meluncuran Seri Webinar Guru Belajar: Adaptasi Pembelajaran Masa Pandemi,” tambah Iwan.
Melalui Seri Webinar Guru Belajar, kata Mas Dirjen—demikian Iwan Syahril akrab disapa, adalah untuk menghimpun seluruh energi positif guru-guru dan siapa pun yang peduli terhadap dunia pendidikan untuk saling berbagi informasi dan inspirasi bagaimana menghadapi tantangan sehingga kita semua merasa berdaya dan memberdayakan yang lain.
Lihat Juga :