5 Pahlawan Nasional yang Memperjuangkan Pendidikan di Nusantara

Kamis, 10 November 2022 - 13:25 WIB
loading...
5 Pahlawan Nasional yang Memperjuangkan Pendidikan di Nusantara
Rohana Kudus, wartawan dan pendiri surat kabar perempuan pertama di Indonesia menjadi salah satu pahlawan nasional yang memperjuangkan pendidikan di nusantara. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Indonesia memperingati Hari Pahlawan setiap tanggal 10 November. Peringatan ini menjadi ungkapan cinta dan bangga bangsa Indonesia atas jasa para pahlawan dan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.

Tahun ini peringatan Hari Pahlawan jatuh pada Kamis (10/11/2022). "Pahlawanku, Teladanku" menjadi tema Hari Pahlawan 2022. Tema ini memiliki harapan agar perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan pembangunan dan mengisi kemerdekaan bangsa.

Di bidang pendidikan, pahlawan nasional yang sering terdengar namanya di masyarakat ialah Ki Hajar Dewantara. Namun tahukah kamu bahwa masih ada tokoh-tokoh pahlawan nasional yang juga berjuang di jalur pendidikan.

Dikutip dari laman Direktorat Pendidikan SMP Kemendikbudristek, berikut ini lima pahlawan nasional yang turut memperjuangkan pendidikan di bumi Nusantara.

Baca juga: 3 Pahlawan Nasional yang Pernah Mengenyam Pendidikan di Luar Indonesia

1. Rohana Kudus

Rohana Kudus ditetapkan Presiden Joko Widodo sebagai pahlawan nasional pada 2019 silam. Wanita yang lahir pada 20 Desember 1884 di Agam, Sumatera Barat ini adalah seorang pers wanita yang peduli dengan dunia pendidikan bagi wanita.

Rohana Kudus menunjukkan kepeduliannya dengan mendirikan Sekolah Kerajinan Amai Setia (KAS) di Koto Gadang pada 1911. Sekolah keterampilan khusus ini diperuntukkan bagi perempuan. Mereka diajarkan baca-tulis, mengelola keuangan, pendidikan agama, budi pekerti, dan bahasa Belanda.

2. Dewi Sartika

Dewi Sartika adalah pahlawan wanita asal Bumi Parahyangan. Dia lahir pada 4 Desember 1884 di Cicalengka, Jawa Barat. Selain Kartini, Dewi Sartika adalah tokoh pahlawan wanita yang memperjuangkan hak-hak perempuan khususnya di bidang pendidikan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1590 seconds (10.177#12.26)