Perkuat Minat Baca dan Literasi, Mentan dan Khofifah Terima Penghargaan dari Perpusnas

Selasa, 15 November 2022 - 18:35 WIB
loading...
Perkuat Minat Baca dan Literasi, Mentan dan Khofifah Terima Penghargaan dari Perpusnas
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan Lifetime Achievement dari Perpusnas RI. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka 2022 dari Perpustakaan Nasional . Mentan Syahrul dan Gubernur Khofifah bersanding bersama 23 penerima Nugra Jasa Dharma Pustaloka dari delapan kategori terbaik pada acara bertajuk Gemilang Perpustakaan Nasional.

Kategori tersebut, antara lain kategori pejabat publik, tokoh masyarakat, pegiat literasi, media massa, jurnalis, pelestari naskah kuno, buku (pustaka) terbaik, dan lifetime achievement.

Penghargaan diberikan kepada insan dan instansi yang mendedikasikan upaya pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan serta menumbuhkembangkan budaya kegemaran membaca dan literasi di Indonesia.

Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando menyampaikan penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka bukan sekadar seremoni tetapi merupakan mandat Undang-undang dalam mencerdaskan anak bangsa.

Baca juga: Rp747,041 M Dana BOS Tahap II Sudah Masuk Rekening Madrasah, Ini Syarat Pencairan

"Kita terus berjuang bergerak maju untuk memajukan bangsa ini. Meletakkan pondasi kecerdasan dengan menghadirkan sebanyak informasi-informasi baru," lanjutnya, melalui siaran pers, Selasa (15/11/2022).

Syarif menegaskan, budaya baca bangsa Indonesia tinggi. Namun, kekurangan bahan bacaan masih menjadi persoalan. Berdasarkan standar UNESCO idealnya tiap orang tiga buku baru tiap tahunnya.

"Faktanya di Indonesia 1 buku ditunggu 90 orang. Kita semua harus memahami betul masyarakat masih kurang bahan bacaan, belum lagi pemahaman literasi yang masih tidak merata," ungkapnya.

Dia menjelaskan, literasi merupakan kedalaman pengetahuan seseorang yang diimplementasikan untuk memproduksi barang dan jasa yang mampu bersaing dalam pasar global.

"Di sinilah peran perpustakaan sebagai supporting untuk menyiapkan bahan bacaan minimal buku terapan atau life skill yang disesuaikan dengan dibutuhkan masyarakat," jelasnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1847 seconds (10.177#12.26)