UT Tuan Rumah ASEAN Higher Education Conference, Bahas Mitigasi Perubahan Iklim

Kamis, 20 Juli 2023 - 13:28 WIB
loading...
UT Tuan Rumah ASEAN...
Universitas Terbuka (UT) ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan ASEAN Higher Education Conference (AHEC) 2023 Communique Webinar Series #7. Foto/YouTube UT.
A A A
JAKARTA - Universitas Terbuka (UT) ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan ASEAN Higher Education Conference (AHEC) 2023 Communique Webinar Series #7. Pada AHEC 2023 Communique Webinar Series mengundang pakar untuk membahas regulasi mitigasi perubahan iklim.

Yang sangat spektakuler adalah jumlah peserta yang mendaftar menembus angka 8.236 orang berasal dari 32 negara, dalam dan luar negeri. Angka ini melebihi jumlah peserta pendaftar pada seri-seri sebelumnya yang diselenggarakan oleh beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sebelum ini.

Climate Change Mitigation merupakan tema dari ASEAN Higher Education Conference (AHEC) 2023 Communique Webinar Series #7. Acara webinar ini diselenggarakan secara kolaboratif antara Kemendikbudristek melalui Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Universitas Padjadjaran (Unpad), dan UT.

Baca juga: The Aurobot’s, Robot Karya Mahasiswa Unesa untuk Terapi Anak Autis Borong Juara Tingkat Asia

Webinar ini mendiskusikan praktik terbaik yang dapat membantu perguruan tinggi di kawasan ASEAN dalam meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan pengintegrasian transformasi digital ke dalam sistem akademik dan administrasi.

Para pembicara AHEC 2023 Communique Webinar Series #7 adalah para pakar dan tokoh dari kalangan akademisi, pemerintahan, dan industri yang sangat kompeten dan berpengalaman di bidangnya.

Pembicara pertama adalah Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, sebagai Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji - Indonesia dengan judul: "Government role in mitigating rising sea level: Insight from higher education community." Prof. Agung menyampaikan “Campus must regularly speak to the government official around the world to understand the climate change mitigation,” katanya, dikutip dari laman UT, Kamis (20/7/2023).

Pembicara kedua yaitu Yang Berhormat Dato Seri Setia Awang Haji Muhammad Juanda Bin Haji Abdul Rasyid - Menteri Pembangunan, Brunei Darussalam dengan judul "Government’s role in addressing disaster hazards caused by rising sea level."

Pembicara ketiga adalah Prof. Pongruk Sribanditmongkol, President Chiang Mai University, Thailand dengan judul "Higher education perspective for addressing the rise of sea level (Enhancing Quality Assurance).”

Pembicara keempat adalah Dr. Mie Mie Khin - Rektor University Computer Studies, Yangon, Myanmar dengan judul "Sustainable approaches for managing natural disaster-based GIS (In Supporting Mobility)." Pada sesi presentasi, Dr. Khin menjelaskan terkait pentingnya reforestation yang cocok untuk mencegah longsor dan bencara alam.

Baca juga: Jurusan Teknik Kimia setelah Lulus Kerja Dimana?Simak Peluang Kariernya

Pembicara kelima adalah Dr. Bandung Sahari - Executive Vice President for Sustainability of PT Astra Agro Lestari Tbk – Indonesia dengan judul "Private sector roles in supporting government in tackling hazards caused by natural disaster."

Rektor UT Prof Ojat Darojat mengatakan, webinar ini juga diselenggarakan untuk mengesksplorasi cara mempertahankan regulasi perguruan tinggi di tengah platform pembelajaran yang membayangi.

Selain itu juga untuk mengembangkan kurikulum relevan dengan industri dan membangun kemitraan berkelanjutan dengan industri juga memeriksa masalah etika yang terkait dengan penerapan teknologi baru.

Menurutnya, membahas tema Climate Change Mitigation penting untuk mengatasi dampak negatif perubahan iklim, melindungi kesehatan dan keselamatan manusia, mendorong stabilitas ekonomi, dan membina kerja sama internasional.

“Dengan membahas dan menerapkan langkah-langkah mitigasi perubahan iklim, kita dapat bekerja menuju masa depan yang lebih berkelanjutan untuk diri kita sendiri dan generasi mendatang,” pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lulusan Universitas...
Lulusan Universitas Terbuka Berpeluang Raih Beasiswa LPDP
UT Mantapkan Komitmen...
UT Mantapkan Komitmen Bangun Reputasi Akademik Berkelas Global
Prabowo Minta Pendidikan...
Prabowo Minta Pendidikan Lingkungan Masuk Silabus, Ingatkan Ancaman Perubahan Iklim
Universitas Terbuka...
Universitas Terbuka Perkuat Akses Pendidikan Lewat Kolaborasi Swasta dan Pemda
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi yang Cetak PNS Terbanyak, Kampus Negeri Mendominasi
UT Tuan Rumah Rapat...
UT Tuan Rumah Rapat Pleno II APSMBI, Bahas Arah Pendidikan Manajemen dan Bisnis
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pramono Jadi Wakil Ketua...
Pramono Jadi Wakil Ketua C40 Cities, Fahira Idris: Dunia Akui Peran Strategis Jakarta
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Berita Terkini
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved