Dosen dan Mahasiswa Esa Unggul Edukasi Pencegahan Stunting di Tangsel

Selasa, 29 Agustus 2023 - 19:34 WIB
loading...
Dosen dan Mahasiswa...
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dosen dan mahasiswa Universitas Esa Unggul di Ciputat, Tangerang Selatan. Foto/UEU.
A A A
JAKARTA - Dosen dan mahasiswa Universitas Esa Unggul melakukan program pengabdian di masyarakat di Tangerang Selatan (Tangsel). Ini sebagai upaya membantu pemerintah menekan kasus gizi buruk ( stunting ) pada balita.

Dosen dan mahasiswa Universitas Esa Unggul menggelar Program Kemitraan Masyarakat (PKM). PKM yang dilaksanakan berupa pelatihan dan penyuluhan pemberian Mpasi lokal, teknik konseling, dan penyuluhan pada kader Posyandu Kartini (Manyar) RW 021, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

PKM ini dilaksanakan mulai bulan Juli hingga Desember 2023 secara offline di Balai Posyandu Kartini (Manyar) RW 021, serta online melalui aplikasi Zoom.

Ketua Tim PKM Universitas Esa Unggul Erry Yudhya Mulyani menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dosen dan mahasiswa Universitas Esa Unggul.

Baca juga: Link and Match dengan Dunia Kerja, Unika Atma Jaya Dukung Pusat Karier di Kampus

Fokus kegiatan ini mengenai pemberian pengetahuan tentang MPASI-Lokal, Gizi Seimbang Anak Balita dan Pola Asuh yang baik dalam upaya mencegah stunting.

“Kegiatan ini dibiayai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, untuk mentransfer iptek dari perguruan tinggi ke masyarakat,” katanya, dalam keterangan resmi, Selasa (29/8/2023).

Erry menuturkan, kader posyandu Kartini (Manyar) merupakan tenaga fasilitator perpanjangan tangan tenaga kesehatan di bawah binaan bidan dari Puskesmas Situ Gintung, Serua.

Posyandu RW 021 merupakan posyandu aktif yang melakukan beberapa kegiatan khususnya pada kesehatan ibu dan anak. Selain melakukan kegiatan posyandu, kader di RW021 juga melakukan pelayanan posbindu khusus untuk para lansia.

Erry menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu Kartini (Manyar) RW021, agar dapat menampung dan membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.

Baca juga: Perkuat Kajian Religious Tourism, UIN Walisongo Bersinergi dengan Universitas IIAU Uzbekistan

Kader dinilai perlu keterampilan dan pendampingan dalam membuat Mpasi-lokal dan teknik konseling serta penyuluhan yang baik untuk materi pola asuh balita dan pemberian makanan balita.

"Untuk itu kami dari tim dosen dan mahasiwa Universitas Esa Unggul berupaya membantu meningkatkan pengetahuan, serta keterampilan dan kemampuan para kader dalam mendampingi dan mengedukasi para ibu di RW021 dalam pemberian Mpasi dan pola asuh anak,” urainya.

Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Esa Unggul, Yumelda Sari, mengatakan, dalam PKM ini dirinya memberikan pelatihan teknik komunikasi bertajuk Komunikasi Efektif dalam Konseling dan Penyuluhan Kesehatan Anak.
Pelatihan teknik komunikasi diberikan agar para kader dapat mengetahui teknik komunikasi yang efektif agar pesan yang mereka sampaikan kepada para ibu dapat mudah diterima dan dipahami.

“Jika pesan yang disampaikan oleh kader diterima dan dipahami dengan baik oleh para ibu, maka program kesehatan anak yang disampaikan oleh para kader kepada ibu-ibu akan diterima dengan baik, dan tujuan dari program kesehatan anak yang mereka rencanakan akan tercapai,” ungkap mahasiswi Program Doktoral Komunikasi Pembangunan IPB University ini.

Pelatihan komunikasi yang diberikan kata Yumelda Sari, berupa teori dan praktik dalam melakukan konseling dan penyuluhan, khususnya mengenai Mpasi lokal, pola asuh balita dan pemberian makanan balita.

“Diharapkan dengan penguasaan teknik komunikasi dalam konseling dan penyuluhan para kader, akan dapat mengubah pengetahuan, dan sikap para ibu di RW021 Serua dalam pemberian Mpasi lokal, pola asuh dan pemberian makanan balita,” imbuhnya.

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Esa Unggul, Mariyana Widiastuti, menjelaskan, dalam PKM ini dirinya memberikan pelatihan kepada para kader mengenai teknik konseling pola asuh ibu kepada balita. Pelatihan diberikan secara teori dan juga praktik yang dilakukan para kader posyandu.

“Para kader dilatih bagaimana teknik melakukan konseling dengan para ibu, yaitu dengan mendengarkan curhatan atau keluhan atau masalah para ibu terkait pola asuh balitanya, mengobservasi, dan mengklarifikasi,” katanya.

Menurut perempuan yang akrab disapa Dias ini, dalam melakukan konseling pola asuh dengan para ibu, para kader posyandu harus memiliki kemampuan dalam mendengarkan, bertanya, observasi, serta mendukung, mengungkapkan perasaan, dan merangkum informasi yang disampaikan para ibu saat mereka melakukan konseling dengan para kader.

“Diharapkan dengan pelatihan ini kader mampu memberikan konseling pada ibu-ibu yang punya balita supaya si ibu punya pola asuh yang baik,” tandasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
MNC University Berkomitmen...
MNC University Berkomitmen Mewujudkan Kampus Unggul dengan Program Riset, Inovasi, dan Pengabdian Masyarakat
MNC University Jajaki...
MNC University Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan UMKM di Bogor
Magister Sains Biomedis...
Magister Sains Biomedis Universitas Yarsi Gelar Pengabdian Masyarakat di Tangerang
Studi AASH Ungkap Solusi...
Studi AASH Ungkap Solusi Holistik untuk Stunting di Indonesia
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Beri Literasi Digital hingga Penyuluhan Pertanian di Karawang
Rektor Marsudi: Guru...
Rektor Marsudi: Guru Besar Harus Memberi Manfaat yang Besar untuk Masyarakat
Jumlah Kampus Unggul...
Jumlah Kampus Unggul di Jakarta Bertambah, UEU Raih Pengakuan BAN PT
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Latih Anak Berkebutuhan Khusus Terampil Olah Sampah
TIM PKM UKI Ajari Warga...
TIM PKM UKI Ajari Warga Cawang Ubah Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Tinggi
Rekomendasi
Anjuran Menikah di Bulan...
Anjuran Menikah di Bulan Syawal, Begini Penjelasan Hadisnya!
Gempa Myanmar, Indonesia...
Gempa Myanmar, Indonesia Tambah Kiriman Bantuan Hari Ini
Ruben Onsu Sudah Hafal...
Ruben Onsu Sudah Hafal Surat Pendek dan Lancar Salat usai Mualaf
Biodata dan Agama Jermall...
Biodata dan Agama Jermall Charlo Petinju Tak Terkalahkan Comeback Kejar Juara Dunia 3 Divisi
Magis Diogo Jota Menangkan...
Magis Diogo Jota Menangkan Liverpool di Derby Merseyside, The Reds Kian Dekat Juara Liga Inggris
Tak Hanya pada Indonesia,...
Tak Hanya pada Indonesia, Trump Terapkan Tarif untuk Israel dalam Perang Dagang Global
Berita Terkini
Jurusan D3 dan D4 Paling...
Jurusan D3 dan D4 Paling Diminati di SNBT 2024, Politeknik Mana Paling Unggul?
39 menit yang lalu
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
50 menit yang lalu
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
17 jam yang lalu
SPMB 2025 Dibuka Mei,...
SPMB 2025 Dibuka Mei, Ini Jadwal Resmi Pengganti PPDB dari Kemendikdasmen
19 jam yang lalu
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di 5 PTN Pulau Sumatera Jalur Mandiri 2025: Unand, Unsri, USK, USU, dan Unri
21 jam yang lalu
Profil Pendidikan Ray...
Profil Pendidikan Ray Sahetapy, Aktor Legendaris Indonesia
1 hari yang lalu
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved