Komisi X DPR Minta Pendataan PJJ Mewakili Seluruh Kelompok Masyarakat
Minggu, 02 Agustus 2020 - 13:58 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mengatakan, perlu adanya data lebih mendalam dan mewakili seluruh kelompok masyarakat terkait pembelajaran jarak jauh (PJJ). Foto/Kiswondari/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mengatakan, perlu adanya data lebih mendalam dan mewakili seluruh kelompok masyarakat terkait pembelajaran jarak jauh (PJJ). Terlebih, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) berencana menerapkan PJJ setelah pandemi virus Corona (Covid-19).
(Baca juga: Fahri Hamzah Sebut Lapor Mas Menteri, PJJ Memiliki Banyak Ekses Negatif)
"Apakah Kemendikbud sudah mengantongi data berapa banyak kabupaten/kota yang sudah memiliki akses internet memadai? Berapa sekolah yang telah memiliki perangkat TIK (teknologi informasi dan komunikasi) yang cukup? Berapa siswa yang kesulitan mengakses konten-konten daring?," kata Hetifah, Minggu (2/8/2020).
(Baca juga: Evaluasi dan Kolaborasi Merupakan Kunci Membenahi Permasalahan PJJ )
Hetifah menegaskan, semua data ini mutlak ada untuk membantu perencanaan program-program pendidikan ke depan. Dan data itu harus mewakili semua pelosok yang ada di Indonesia. "Dan bisa ditambahkan ke dalam Dapodik," tegasnya.
(Baca juga: Fahri Hamzah Sebut Lapor Mas Menteri, PJJ Memiliki Banyak Ekses Negatif)
"Apakah Kemendikbud sudah mengantongi data berapa banyak kabupaten/kota yang sudah memiliki akses internet memadai? Berapa sekolah yang telah memiliki perangkat TIK (teknologi informasi dan komunikasi) yang cukup? Berapa siswa yang kesulitan mengakses konten-konten daring?," kata Hetifah, Minggu (2/8/2020).
(Baca juga: Evaluasi dan Kolaborasi Merupakan Kunci Membenahi Permasalahan PJJ )
Hetifah menegaskan, semua data ini mutlak ada untuk membantu perencanaan program-program pendidikan ke depan. Dan data itu harus mewakili semua pelosok yang ada di Indonesia. "Dan bisa ditambahkan ke dalam Dapodik," tegasnya.
Lihat Juga :