Revitalisasi KCBN Muarajambi, Warga: Ini Mata Pencaharian Saya, Ajak Kami Bicara
Rabu, 07 Februari 2024 - 19:56 WIB
loading...
A
A
A
Harapan Bram dan Masriah sepertinya akan sejalan dengan peta jalan (blue print) proyek revitalisasi yang diinisiasi Kemendikbudristek.
Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Fitra Arda memastikan pemerintah akan melibatkan masyarakat sekitar dalam proses revitalisasi KCBN Muarajambi. “Prinsipnya dalam revitalisasi ini masyarakat harus tetap menjadi subyek,” ujar Fitra mengaransi.
Menurut Fitra, pihaknya tidak memiliki alasan untuk meninggalkan masyarakat dalam proses revitalisasi mengingat selama ini justru yang merawat dan menjaga kawasan KCBN Muarajambi adalah masyarakat sekitar.
Sebagai langkah kongkret pelibatan masyarakat, menurut Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah V Agus Widiatmoko berencana mengirim sejumlah tokoh berpengaruh di 8 desa sekitar KCBN Muarajambi untuk melakukan kunjungan studi banding ke Vietnam.
Menurut Agus, di Vietnam khususnya di sekitar aliran Sungai Mekhong ada situs cagar budaya berupa candi yang sudah dikelola baik dengan menyeimbangkan antara budaya kearifan lokal dan kelestarian alam. Secara geografis kondisinya mirip dengan KCBN Muarajambi.
“Kita tidak ingin meniru mentah-mentah tidak, namun setidaknya ada wawasan baru bagi masyarat dalam kunjungan ke Vietnam nanti, biar mereka tahu bagaimana cara mengelola dan menatanya, “ tutur Agus tanpa menyebut kapan rencana studi banding ke Vietnam itu akan dilakukan.
Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Fitra Arda memastikan pemerintah akan melibatkan masyarakat sekitar dalam proses revitalisasi KCBN Muarajambi. “Prinsipnya dalam revitalisasi ini masyarakat harus tetap menjadi subyek,” ujar Fitra mengaransi.
Menurut Fitra, pihaknya tidak memiliki alasan untuk meninggalkan masyarakat dalam proses revitalisasi mengingat selama ini justru yang merawat dan menjaga kawasan KCBN Muarajambi adalah masyarakat sekitar.
Sebagai langkah kongkret pelibatan masyarakat, menurut Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah V Agus Widiatmoko berencana mengirim sejumlah tokoh berpengaruh di 8 desa sekitar KCBN Muarajambi untuk melakukan kunjungan studi banding ke Vietnam.
Menurut Agus, di Vietnam khususnya di sekitar aliran Sungai Mekhong ada situs cagar budaya berupa candi yang sudah dikelola baik dengan menyeimbangkan antara budaya kearifan lokal dan kelestarian alam. Secara geografis kondisinya mirip dengan KCBN Muarajambi.
“Kita tidak ingin meniru mentah-mentah tidak, namun setidaknya ada wawasan baru bagi masyarat dalam kunjungan ke Vietnam nanti, biar mereka tahu bagaimana cara mengelola dan menatanya, “ tutur Agus tanpa menyebut kapan rencana studi banding ke Vietnam itu akan dilakukan.
(wyn)
Lihat Juga :