Raih Gelar Doktor Kehormatan di Untar, Komjen Pol. Suyudi Pertegas Strategi Lawan Narkoba
Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:21 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, BNN mengungkap 6 kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang bersumber dari kejahatan narkotika, dengan 8 tersangka serta penyitaan aset senilai Rp144.199.852.593. Sepanjang 2025, BNN juga berhasil menangkap 16 orang DPO, termasuk gembong narkoba asal Jawa Timur Dewi Astuti alias Mami.
“Di bidang pencegahan, BNN terus memperkuat program prioritas nasional melalui Desa Bersinar, Keluarga Bersinar, dan Sekolah Bersinar. Sepanjang 2025, program tersebut menjangkau 214 Desa Bersinar, 4.280 Keluarga Bersinar, dan 392 Sekolah Bersinar,” tutur Komjen Suyudi.
Sebagai bagian dari pembangunan nasional, BNN juga menginisiasi Gerakan Nasional Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak – Bersih Narkoba) yang menekankan pendekatan preventif, edukatif, dan partisipatif dalam upaya P4GN.
“Fokus ini sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden Indonesia ke-8 yang sangat saya hormati, cintai dan teladani Bapak H. Prabowo Subianto khususnya dalam membangun Indonesia yang unggul, sehat, dan berdaya saing serta memperkuat ketahanan sosial dan keamanan bangsa,” tandasnya.
Dengan sinergi seluruh elemen bangsa dan aparat penegak hukum, Kepala BNN RI menegaskan bahwa visi Indonesia Emas 2045 yang bersih dari narkotika bukanlah utopia, melainkan tujuan yang realistis untuk diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan.
“Di bidang pencegahan, BNN terus memperkuat program prioritas nasional melalui Desa Bersinar, Keluarga Bersinar, dan Sekolah Bersinar. Sepanjang 2025, program tersebut menjangkau 214 Desa Bersinar, 4.280 Keluarga Bersinar, dan 392 Sekolah Bersinar,” tutur Komjen Suyudi.
Sebagai bagian dari pembangunan nasional, BNN juga menginisiasi Gerakan Nasional Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak – Bersih Narkoba) yang menekankan pendekatan preventif, edukatif, dan partisipatif dalam upaya P4GN.
“Fokus ini sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden Indonesia ke-8 yang sangat saya hormati, cintai dan teladani Bapak H. Prabowo Subianto khususnya dalam membangun Indonesia yang unggul, sehat, dan berdaya saing serta memperkuat ketahanan sosial dan keamanan bangsa,” tandasnya.
Dengan sinergi seluruh elemen bangsa dan aparat penegak hukum, Kepala BNN RI menegaskan bahwa visi Indonesia Emas 2045 yang bersih dari narkotika bukanlah utopia, melainkan tujuan yang realistis untuk diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan.
(unt)
Lihat Juga :