SMA Pradita Dirgantara Bahas Manfaat Olahraga di Masa COVID-19
Senin, 28 September 2020 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
Hadi menyampaikan, di masa pandemi COVID-19 ini, menjaga imunitas tubuh dilakukan dengan cara menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani. Agar kesehatan dan kebugaran jasmani tetap terjaga dengan baik, salah satunya dengan memenuhi aktivitas fisik yaitu dengan kegiatan berolahraga. Berolahraga juga dapat menghilangkan kejenuhan atau stress bila dilakukan sebagai aktivitas fisik yang menyenangkan dan menggembirakan.
"Untuk itulah kita harus berolahraga dengan cara yang benar sehingga dapat membuat tubuh kita menjadi sehat," sambungnya.
Sementara itu, dalam pemaparannya, dr Intan Suraya Ellyas MOr menyampaikan data terkait PTM (Penyakit Tidak Menular) yang seringkali diderita oleh remaja sebagai akibat dari kurang berolahraga misalnya saja overweight atau obesitas, hingga diabetes.
Kemenkes merilis di Indonesia pada Juli 2020 PTM cenderung meningkat pada usia 10-14 tahun. Beliau juga menyampaikan terkait hasil penelitian pada Mei 2020 bahwa terjadi peningkatan physical inactivity dan kenaikan screen time pada anak-anak selama masa pandemi COVID-19 yang berdampak terhadap kesehatan baik fisik maupun mental. (Baca juga: Kemendikbud Siapkan Infrastruktur Pengganti Ujian Nasional )
“Selama masa pandemi, para pelajar baik siswa maupun mahasiswa terpaksa harus melakukan pembelajaran secara daring, hal tersebut memberikan dampak terhadap kesehatan," kata Intan.
"Untuk itulah kita harus berolahraga dengan cara yang benar sehingga dapat membuat tubuh kita menjadi sehat," sambungnya.
Sementara itu, dalam pemaparannya, dr Intan Suraya Ellyas MOr menyampaikan data terkait PTM (Penyakit Tidak Menular) yang seringkali diderita oleh remaja sebagai akibat dari kurang berolahraga misalnya saja overweight atau obesitas, hingga diabetes.
Kemenkes merilis di Indonesia pada Juli 2020 PTM cenderung meningkat pada usia 10-14 tahun. Beliau juga menyampaikan terkait hasil penelitian pada Mei 2020 bahwa terjadi peningkatan physical inactivity dan kenaikan screen time pada anak-anak selama masa pandemi COVID-19 yang berdampak terhadap kesehatan baik fisik maupun mental. (Baca juga: Kemendikbud Siapkan Infrastruktur Pengganti Ujian Nasional )
“Selama masa pandemi, para pelajar baik siswa maupun mahasiswa terpaksa harus melakukan pembelajaran secara daring, hal tersebut memberikan dampak terhadap kesehatan," kata Intan.
Lihat Juga :